Bel sekolah sudah berbunyi pertanda jam istirahat telah tiba.anak anak berhamburan dari dalam kelas menuju ke halaman sekolah.ada yang asyik makan di kantin,ada yang sibuk mengobrol ada pula yang sedang bermain basket.
siang itu nora sedang mondar mandir di halaman sekolah mencari teman sekelasnya yang entah kemana perginya.
" hai,nama kamu nora bukan?kenalkan aku stev,dan aku datang dari sekolah lain untuk latihan basket bersama teman- teman di sekolahmu."
seorang pemuda bermata sipit dengan kulit putih tinggi menghampiri dan memperkenalkan dirinya kepada nora.nora terkejut dan menjawab" dari mana kau bisa tahu namaku padahal aku belum memberitahumu?" nora bertanya dengan nada penasaran." aku tahu dari salah seorang temanku yang adalah kakak kelasmu.dan sejak tadi aku sudah memperhatikanmu saat kau masih di dalam kelas" jawab stev memberitahu nora " baiklah,senang bertemu denganmu stev lain kali kita bicara lagi aku harus mencari sahabatku aku ingin mengajaknya makan di kantin bersama "
namun baru saja nora hendak beranjak pergi,stev menarik pergelangan tangannya." nora tunggu!bisakah kita bicara sebentar saja?aku punya sesuatu untukmu."nora membalikan badannya ke arah stev dan bertanya " ada apa lagi stev,ayo cepat katakan " nora tampak terburu buru tapi ia masih memberikan stev kesempatan untuk mengutarakan tujuannya.
dengan lembut stev menyampaikan maksudnya kepada nora." nora ini adalah undangan yang di khususkan untukmu.dan undangan ini adalah undangan perayaan Halloween day yang akan di adakan besok,dan untuk yang pertama kalinya di adakan di kota ini.aku harap kau mau menerimanya dan bersedia datang di acara besok malam.acaranya akan di laksanakan di sebuah gedung yang tak jauh dari pusat kota.jika kau bersedia,aku akan menjemputmu di sini,di sekolahmu tepat jam delapan malam."
nora mengambil kertas yang di sodorkan stev untuknya.Nora bingung apakah ia harus menerima ajakan stev atau tidak karena nora belum pernah di ajak keluar oleh orang asing yang baru ia kenal.Apalagi acaranya akan di langsungkan malam hari dan tentu saja oma tidak akan mengijinkannya keluar di malam hari.
Tiba tiba bel sekolah kembali berbunyi tanda jam pelajaran akan segera di mulai.nora hendak kembali ke dalam kelasnya" baiklah stev aku tidak bisa berjanji,tapi nanti akan ku pertimbangkan apakah aku akan datang atau tidak."nora memberitahu stev dan hendak beranjak pergi.namun belum sempat nora melangkahkan kakinya,lagi lagi stev menahannya." nora aku harap kau datang.undangan ini di khususkan untukmu dan aku yakin kau akan datang.tolong jangan kecewakan aku nora.kau datang atau tidak,aku akan tetap menunggumu di sini besok jam delapan malam dan aku percaya kau pasti datang."stev berusaha meyakinkan nora agar tidak menolak undangannya.nora menatap stev sebentar tanpa bicara apapun dan segera berlari menuju ke dalam kelasnya karena pelajaran sudah di mulai.
***
dalam perjalanan pulang nora memikirkan tentang tawaran stev untuknya.
nora berjalan melewati trotoar di pusat perkotaan yang jaraknya kurang lebih lima ratus meter untuk sampai ke tempat tinggalnya.sepanjang perjalanan nora terus saja memikirkan stev dan bagaimana caranya agar ia bisa menghadiri undangan tersebut.
" stev sangat berharap aku bisa datang,tapi bagaimana caranya aku membujuk oma?sudah pasti oma tidak akan mengizinkanku pergi.bagaimana ini?"nora bingung memikirkan cara bagaimana agar ia bisa di izinkan pergi ke acara besok malam.
setibanya di rumah nora segera mengganti seragam sekolahnya dan membantu pekerjaan oma di dapur.
Nora dilahirkan di tengah tengah keluarga yang sangat sederhana.di usia tiga hari nora telah kehilangan ibu kandungnya yang meninggal setelah melahirkannya.semenjak kepergian ibunya ayah nora pun menghilang entah kemana dan tak pernah mengunjungi nora atau bahkan menafkahi putrinya.nora yang masih bayi di rawat dan di besarkan oleh oma.oma bekerja sebagai seorang pembantu rumah tangga selama dua puluh tahun lebih di tempat majikannya,dan oma membesarkan dan menyekolahkan nora dari tempatnya bekerja.majikan oma sangat baik mereka tak pernah membanding bandingkan nora.malah mereka sudah menganggap nora sudah seperti anak mereka sendiri dan majikan oma pun turut membiayai pendidikan nora.
Nora di sekolahkan di sekolah yang cukup bergengsi di jamannya.di karenakan majikan oma sendiri yang mendaftarkan nora di sekolah tersebut.dalam kesehariannya nora adalah gadis yang baik dan sangat penurut. ia duduk di bangku SMP kelas dua.nora di sayangi oleh oma dan majikannya dan orang orang di sekitarnya.di sela sela waktu luangnya sepulangnya dari sekolah nora tak pernah lupa membantu meringankan pekerjaan oma dengan membantunya di dapur,mengepel lantai,dan membantu pekerjaan di toko majikannya.nora terbilang anak yang rajin ia tak pernah lupa atau bahkan lalai melakukan tugasnya dan nora di didik disiplin dalam banyak hal dan tidak sembarangan bergaul.
"nora jika sudah selesai,segera kerjakan PR mu" terdengar suara oma dari lantai satu menyuruh nora istirahat dan mengerjakan tugas dari sekolah.
Nora tidak konsentrasi mengerjakan tugas dari sekolah.pikirannya terfokus pada undangan dan ajakan stev besok.lagi-lagi nora berpikir untuk mencari alasan yang tepat untuk mendapat ijin dari omanya.
" alasan apa ya,yang harus aku berikan pada oma supaya besok aku bisa pergi ke undangan itu?" nora bingung.hingga malam hari ia gelisah tak bisa tidur karena memikirkan cara untuk pergi bersama stev besok hari.
Keesokan harinya dengan semangat nora berangkat ke sekolah.di dalam kelasnya nora tidak sabar menunggu bel pulang berbunyi.ia ingin waktu cepat berlalu agar ia bisa pergi ke pesta dan kembali bertemu stev.tapi lagi-lagi hati nora sedih karena ia sangat yakin sudah pasti alasannya tidak akan di dengar oma dan ia takan berhasil lolos ke pesta Halloween nanti malam.
bel berbunyi,jam belajar telah usai.nora berlari kecil menuju jalan pulang.ia tak lagi berpikir tentang rencana keluar rumah nanti malam.nora pasrah pada keadaan karena mau tidak mau ia harus menuruti perkataan oma dan ia takut membangkang."ah,sudahlah apapun yang terjadi aku hanya akan mengatakan yang sebenarnya pada oma tanpa harus mengarang alasan.di ijinkan atau tidak,aku siap dengan segala kemungkinannya"nora menarik nafas dalam-dalam dan tanpa sadar ia sudah sampai di rumah tempatnya tinggal.
Seperti biasa selesai ganti baju nora segera menuju dapur dan mengambil makanannya.
"nora makanlah yang banyak dan jangan lupa kerjakan PR mu"kata oma yang sedang memperhatikan tingkah nora di meja makan."oma bolehkah aku bicara sebentar dengan oma"tanya nora dengan nada ragu.oma menghampiri nora di meja makan dan makan bersama.
"ada apa nak,katakanlah apa yang ingin kau bicarakan?coba sampaikan oma akan mendengarkan."d**a nora berdenyut dengan kencang.ia nampak takut bercampur ragu untuk menyampaikan maksudnya kepada oma.
"hei nora,ayo apa yang ingin kau katakan pada oma? katakanlah."sekali lagi oma bertanya.nora semakin bingung bagaimana caranya ia mengatakan hal ini pada oma.akhirnya nora memberanikan diri membuka suaranya"oma,kemarin temanku mengundangku untuk datang ke sebuah acara yang akan mereka adakan dan acaranya akan di adakan malam ini.bolekah aku pergi ke pesta itu oma?"
oma menatap nora dengan tegang."mengapa harus malam nora,mengapa tidak di adakan siang hari?dan apa kau pikir oma akan mengizinkanmu keluar keluyuran di malam hari?nora,kau itu anak perempuan.bagaimana bisa oma membiarkanmu pergi sendirian di malam hari?tidak nora tidak bisa.lupakan tentang undangan itu,lupakan ajakan teman-temanmu,dan alangkah baiknya jika kau istirahat dan mengerjakan tugasmu."
raut wajah nora berubah seketika menjadi sedih.dari awal ia sudah menduganya ia pasti tidak akan di biarkan pergi keluar di malam hari.
selasai makan nora mencuci dan merapikan piring lalu segera naik ke lantai dua.
nora duduk termangu.masih terngiang kata kata oma di telinganya.
" nora,jangan lupa bersihkan patung-patung yang ada di meja sembahyang karena besok akan ada sembahyang di rumah ini."oma mengingatkan nora untuk membersihkan beberapa patung di ruangan khusus yang biasa di pakai majikannya untuk sembahyang karena majikan oma beragama budha.
dengan rasa yang kurang bersemangat nora mulai melakukan apa yang di perintahkan oma.mulai dari merapikan dan membersihkan ruangan sembahyang,dan selesai dari itu nora menyetrika pakaian yang menumpuk di meja.nora tak sadar oma tengah memperhatikannya dari jauh.
" jam berapa kau akan ke pesta nak?"tanya oma sambil duduk di samping nora yang sedang menyetrika."jam delapan malam oma.temanku akan menjemput di sekolah dan kami sudah janjian untuk pergi bersama."nora terkejut mendengar pertanyaan oma."baiklah segera selesaikan semua pekerjaanmu dan kembali beristirahat jika sudah selesai. agar kau punya tenaga yang fit untuk ke pesta nanti malam.tapi jangan lupa nora jika acara bubar,segera minta mereka untuk mengantarmu pulang.jangan sampai larut malam ya,karena besok kau harus sekolah"
Nora tidak percaya dengan perubahan sikap oma.tadinya oma tidak ingin nora pergi karena kuatir tapi sekarang,oma mengizinkannya pergi.nora sangat senang ia berjanji kepada oma akan pulang tepat waktu,dan ia akan ingat semua pesan oma.
Malam pun tiba,waktunya nora bersiap siap hendak ke pesta.ia mengenakan gaun sederhana yang biasa di pakainya ke gereja.gaun hadiah pemberian majikannya setahun lalu waktu ulang tahunnya.nora tampak bersemangat ia berdandan seadanya.rambutnya yang panjang di kuncir rapi.meskipun nora belum bisa berdandan dengan baik,namun penampilannya malam itu cukup cantik meskipun dengan dandanan yang sederhana dan apa adanya.
***
Sesuai janji nora menunggu stev tepat di depan sekolahnya dan nora datang sebelum jam delapan.mata nora tertuju pada mobil yang lalu lalang di depannya.setelah hampir setengah jam menunggu ia di kejutkan dengan suara klakson mobil yang berhenti di depan sekolah dan ternyata itu stev.nora mendekati mobil." hai nora,senang melihatmu di sini.aku tahu kau tidak akan mengecewakanku dan aku juga yakin kau pasti akan datang."stev menyapa nora dengan sebuah senyuman manis di wajahnya." ayo tuan putri,kereta kencana sudah di siapkan untukmu.mari,silahkan naik."stev mengajak nora naik ke mobilnya sambil bercanda di ikuti tawa kecil nora yang membalas candaannya.
Mobil segera melaju meninggalkan sekolah menyusuri pusat kota.di dalam mobil stev dan nora terlibat percakapan serius.banyak hal yang di pertanyakan stev tentang diri nora.sesekali mereka bercanda,dan sesekali juga stev menggoda nora hingga akhirnya stev menghentikan mobilnya di sebuah rumah makan.
" ayo turun nora,kita harus makan dulu karena sebentar di pesta nanti tidak ada suguhan makanan.yang ada hanya beberapa jenis kue dan makanan ringan lain bersama minuman."stev mengajak nora turun untuk makan,dan mereka memesan beberapa menu makanan keduanya dengan lahap menikmati makanan yang sudah di hidangkan.
selesai makan nora dan stev kembali melanjutkan perjalanan dan tak lama kemudian mereka sampai di sebuah rumah yang megah dan mewah.
nora memandangi rumah itu penuh rasa kagum" wah,rumah yang sangat besar dan mewah rumah siapa ini stev?"tanya nora kepada stev" rumah ini milik ping- ping putri seorang pengusaha.orang tuanya adalah pemilik pabrik minyak kelapa sawit dan saat ini mereka ada di luar kota dan ping-ping adalah sahabat kita.nanti juga akan ku kenalkan ayo kita masuk"baru saja mereka hendak melangkah masuk rumah itu,ping-ping sudah berdiri di depan pintu meyambut mereka dengan sangat ramah." stev hai,apa kabar?dan inikah nora yang kau ceritakan padaku?"ping-ping menyalami stev lalu mendekati nora mendekapnya,dan menciumnya."nora kau terlihat cantik malam ini ayo masuklah.ini rumahku dan aku tinggal di sini sendiri di temani sopir dan salah seorang pembantu.orang tuaku sedang di luar kota dan hampir setahun mereka belum kembali kesini.biasalah nor,orang tua pasti selalu sibuk dengan urusan dan bisnis mereka.yah seperti itulah"ping-ping mengajak stev dan nora masuk.mata nora mengamati seluruh ruangan rumah itu.perabotan yang mahal,lantai dari keramik yang indah dan interior rumahnya sangat unik.nora terkagum kagum melihatnya." nora,stev duduklah dulu aku akan memanggil yang lain mereka sedang sibuk di belakang"
ping- ping mempersilahkan nora dan stev duduk di ruang tamu.tak lama kemudian ping-ping kembali bersama enam orang lainnya di sertai kue dan minuman dingin di tangannya dan disuguhkannya kepada nora dan juga stev.
" nora kenalkan ini teman-teman kita.mereka datang ke sini untuk mengganti pakaian mereka dengan kostum yang akan di kenakan di Halloween nanti"nora tercengang.awalnya ia berpikir rumah ping-ping adalah tempat untuk diadakannya pesta." oh jadi begitu,aku pikir pesta akan di adakan di sini di rumahmu"ping-ping tersenyum mendengarkan nora." tidak nora,pesta topeng akan diadakan di sebuah klub malam namanya borneo.kami telah menyewa tempat tersebut guna perayaan Halloween day dan di sini aku sudah menyiapkan beberapa kostum yang akan kita pakai nanti ke pesta sebentar termasuk kostum milikmu nora"
ping - ping memberikan penjelasan kepada nora
sambil menunggu yang lain selesai berdandan,stev dan nora menikmati kue dan minuman dingin yang di suguhkan ping-ping untuknya dan juga stev.
nampak di ruangan tengah berbagai pernak pernik pesta berhamburan di lantai.makanan dan minuman ringan juga terlihat menumpuk di situ.
setengah jam kemudian tiba giliran nora dan stev untuk di dandani." nora kemarilah,saatnya giliran kamu untuk di dandani!"terdengar suara ping-ping memanggil nora dari sebelah ruang tamu."dan kau juga stev,segeralah ganti bajumu dengan kostum dan berdandan"ping-ping juga meminta stev untuk berdandan dan mengganti pakaiannya.
nora masuk menuju ke sebuah kamar yang di pakai untuk merias mereka.rupanya ping-ping baru saja selesai bersama ketiga orang teman perempuannya.nora terkejut melihat dandanan aneh mereka.ping-ping mengenakan gaun hitam panjang dan mahkota perak di kepalanya dan riasan separuh wajahnya terlihat seperti wajah mayat yang hancur dengan kulit mengelupas.gaunnya yang di hiasi Glitter nampak berkilauan terkena cahaya lampu kamar.ping- ping mengenakan topeng berbulu burung hitam menutupi wajahnya.sementara teman temanya juga berdandan aneh.
" nora pakai gaun ini,ini sangat cocok untukmu"ping-ping memberi sehelai gaun berwarna putih di hiasi mutiara dan manik manik kecil dengan lengan panjang membumbung pada bagian bahunya dan bagian d**a agak terbuka.nora segera mengganti bajunya dengan gaun yang di berikan ping-ping.
" wow nora,kau terlihat sangat anggun dengan gaun putih ini.segera kau dandani nora secantik mungkin tapi jangan menor ya," ping-ping menyuruh seorang temannya untuk mendandani nora mulai dari bagian rambut hingga wajahnya.
setelah selesai nora keluar dari kamar dan langsung menuju ke ruang tamu.semua yang duduk di sana terbelalak menatap nora" nora kau..kau cantik sekali" stev menatap nora penuh kekaguman matanya tidak berkedip saat melihat nora berdiri di depannya." nora kau lebih terlihat seperti seorang peri dengan mahkota di kepalamu" teman teman yang lain juga memuji nora.sementara stev menggunakan kostum layaknya seorang vampir dengan jubah hitam seperti seorang bangsawan,gigi palsu bertaring dan kantong matanya yang berwarna hitam membuat nora takut menatap stev.
"mengapa semua orang berdandan aneh seperti ini?sebenarnya pesta seperti apa yang di maksud stev.mengapa perasaanku tidak enak seperti ini?"kata nora dalam hati.
"baiklah,semuanya sudah siap kan,saatnya kita berangkat"stev memberikan aba-aba.segera semuanya masuk ke dalam mobil.ada tiga mobil yang di pakai untuk ke borneo malam itu.
waktu sudah menunjukan pukul sebelas malam.mereka berangkat dari rumah ping-ping menuju pusat kota ke tempat di mana Halloween day akan di laksanakan.
Borneo adalah sebuah klub malam yang di sewa oleh seorang big boss yang adalah pemimpin sebuah organisasi di daerah itu.dan nora sama sekali tidak tau tentang apa maksud dan tujuan dari pesta topeng itu.di dalam mobil nora hanya melamun saja sementara teman temannya yang lain berceloteh dan bercanda.tak terasa mereka telah sampai di borneo.semua orang turun dari dalam mobil.
" stev,tempat apa ini?"tanya nora kepada stev.nora mengira sebuah pesta akan di adakan di sebuah restoran dengan gedung yang besar,ruangan yang luas dan di penuhi dengan berbagai macam dekorasi menarik." nora sudah ku katakan ini adalah klub malam tempat untuk bersenang senang dan kita berpesta sekarang.ayo masuklah yang lain sudah lebih dulu masuk"stev menarik tangan nora dan mengajaknya masuk.nampak di luar borneo ada banyak mobil yang di parkir.dan di depan pintunya ada beberapa body guard dengan tubuh yang tinggi kekar berdiri menjaga pintu.nora dan stev masuk ke dalamnya.nora terperanjat saat melihat ruangan di dalam borneo.lampu remang- remang dengan berbagai aneka warna,lantai ruangan beralaskan karpet hitam,kursi yang sudah di atur rapi beralaskan kain berwarna hitam,dan di bagian depan dinding terdapat gambar bintang segi lima raksasa dengan kepala kambing pada bagian tengahnya.
" pesta macam apa ini?"nora semakin penasaran.beberapa orang tamu sudah mulai berdatangan memenuhi ruangan.kostum mereka nampak aneh dan menakutkan.wajah mereka di rias seperti wajah setan di dalam film film horor.perasaan nora sudah mulai tak tenang ia sangat gelisah.
terdengar lantunan lagu dari kelompok music rock the Beatles mengalun bersamaan dengan lampu sorot yang sesekali memancar ke wajah nora." pemandangan seperti ini sangat asing bagiku.baru kali ini aku ke pesta dan suasananya mengerikan seperti ini.dan mengapa perasaanku mulai tidak enak?"
tamu mulai berkumpul dan memenuhi ruangan.tampak di bagian depan sebuah altar dan lilin yang sudah di nyalakan.beberapa cawan,botol yang berisi cairan merah dan juga minuman beserta beberapa atribut lainnya yang sudah di letakan rapi di atas altar.sementara bagian belakang altar ada gambar sesosok mahkluk dengan tubuh menyerupai manusia tapi kepalanya seperti kepala kambing.
nora mulai bingung.dalam kebingungannya,tiba-tiba stev menepuk bahunya." nora..nora..apa yang kau lakukan di sini,ayo duduklah sebentar lagi pestanya akan di mulai ayo nora."dengan langkah ragu nora mengikuti stev ke bagian paling depan.stev menyuruhnya duduk di tempat duduk tepat di depan altar bersama beberapa orang lain yang juga sudah sejak tadi duduk di situ.sementara di bagian belakang nora ada stev dan teman temannya.
sesekali nora menoleh ke belakang.stev mulai mengerti dengan sikap nora yang kelihatan gelisah sejak tadi." tenanglah nora,santai saja ada aku di sini yang akan menjagamu.tidak akan terjadi apa-apa nora percayalah"nora berusaha untuk tenang namun hati dan perasaanya tak bisa di ajak kompromi.
***
irama musik rock terdengar semakin memekakkan telinga.terlihat para pelayan sedang menyuguhkan kue dan minuman ringan.nora sangat haus ia menghabiskan sebotol minuman dalam sekali teguk sementara para undangan sibuk dan saling memperkenalkan diri mereka satu dengan yang lain.
" hai aku herry.herry widhana ,bisakah aku tau namamu?" seorang pemuda dengan hidung mancung,kulit putih bersih dan rambut ikal tiba-tiba mendekati dan menyapa nora sambil menjabat tangannya." aku nora,nora stevana"
nora menyambut jabatan tangan herry dengan senyuman kecil di bibirnya."apa sudah lama kau bergabung dengan keanggotaan kami?"tanya herry kepada nora sambil mengunyah makanan ringan di mulutnya."tidak,aku baru saja tiba di sini dan itupun di karenakan salah seorang teman yang mengundangku."tutur nora kepada herry
" apa aku bisa tau di mana kau tinggal dan tempatmu sekolah nora?siapa tau saja aku punya kesempatan berkunjung ke tempatmu.atau....jika kau tidak keberatan aku juga ingin tau nomor telepon rumahmu." bertubi tubi herry menanyakan alamat rumah,sekolah,dan juga nomor telepon rumah nora.nora sampai tercengang mendengarnya."maaf herry aku tak bisa memberitahumu sekarang karena situasinya kurang tepat.dan di sini sangat ribut dengan suara sound sistem jadi aku tidak bisa mendengarmu dengan baik.nanti saja kita sambung pembicaraan kita."nora langsung mengakhiri topik pembicaraan mereka dan kembali ke tempat duduknya.herry masih berdiri di tempatnya sambil mengamati nora yang sedang mengobrol dengan temannya.
di tengah keramaian pesta,tiba tiba muncul tiga belas orang berjubah hitam dengan menggunakan tutup kepala berwarna hitam.yang seorang di antara mereka sepertinya seorang bule bertubuh tinggi,rambut panjang ikal pirang dan pada dahi hingga ke bagian dadanya melingkar tato bergambar naga."rege_satanas!rege_ satanas..!" berkali kali ia mengucapkan kalimat itu dengan suara yang lantang dan di sambut dengan ucapan yang sama oleh semua yang datang di pesta itu."rege_ satanas..!"semua orang memberi hormat kepada pria itu sambil membungkuk.nora tercengang meski berat rasa di hatinya nora pun ikut memberi hormat" apa ini,aneh mengapa tata acaranya seperti ini?"gumam nora.
" baru kali ini aku menghadiri sebuah acara aneh seperti ini.kostum menakutkan,suasana pesta menyeramkan,dan orang orang aneh dengan jubah panjang hitam dan memakai tutup kepala,mereka ini siapa?" nora sangat penasaran."suasana bertambah riuh ketika pria bule itu melepaskan tutup kepalanya dan menghampiri beberapa gadis yang ada di situ sambil menciumi mereka satu persatu seakan memberi isyarat selamat datang.
nora memejamkan matanya.ia tak ingin melihat adegan berciuman yang sedang terjadi di sekelilingnya.belum lagi suara tamu dan sound sistem membuat kepala nora rasanya mau pecah.
" buka matamu,aku bilang buka matamu...!!"nora tersentak kaget saat mendengar suara itu begitu dekat di hadapannya.prince of michael nama pria bule itu,ia mendekati nora dan membentaknya saat ia melihat nora sedang menutup matanya dan tidak ikut mencium teman temannya.perlahan nora membuka mata.ia terbelalak michael sudah berdiri di depannya.
nora sangat gugup"aku,,aku,," belum sempat nora meneruskan kata katanya michael menariknya dengan keras dan nora jatuh dalam pelukannya.prince of michael memeluk nora dengan sangat erat dan menatap tajam mata nora.
"tapi,,aku,,tidak"sekali lagi nora hendak bicara michael tidak memberinya kesempatan.ia melumat bibir nora berkali kali penuh nafsu yang tak terkendali." tidak,,,lepaskan aku,lepas kataku,,,!!nora sangat marah ia memberontak dan berusaha melepaskan dirinya dari pelukan michael.
"wah,,,aku suka dengan jiwa pemberontakmu.kau memiliki kharisma yang layak untuk di jadikan sebagai salah satu yang terpilih di antara kaumku."dengan raut wajah penuh amarah bercampur senyum sinis michael melepaskan tangannya dari nora.nora tak tahan bertatapan dengan michael ia membelakangi michael seakan tak sudi melihatnya sambil menyeka wajahnya dengan tangan nora merasa jijik dengan perlakuan michael terhadapnya.michael sangat geram melihat tingkah nora yang berani menolak ciumannya.
di hadapan hampir dua ratus undangan michael berkata"siapkan semua atribut ritual yang akan di pakai sebagai penobatan atas gadis ini.aku menyukainya,sangat suka dengannya,,!!
para hadirin bersorak bertepuk tangan.
nora sangat gugup rasa takut mulai menyelimutinya.nora melihat ke kanan dan ke kiri seakan ia di tengah tengah orang asing dan tak ada satupun yang mencoba membelanya atau berdiri di sampingnya setelah apa yang di lakukan michael padanya.bahkan stev dan teman temannya yang lain ikut bertepuk tangan menyaksikan michael yang memperlakukannya dengan tidak sopan.
"apa yang terjadi dengan mereka?mengapa stev dan yang lain hanya menonton saja?mengapa mereka membiarkanku di cium oleh michael?teman macam apa ini,yang membiarkan sahabatnya di perlakukan tidak sopan seperti ini?"nora sangat sedih seketika raut wajahnya sangat murung.ia tak peduli lagi dengan kemeriahan pesta dan apa yang sedang mereka lakukan.
nora duduk diam merenungkan kejadian yang baru saja di alaminya.ia sama sekali tida terima dengan perlakuan yang di anggapnya sangat kasar dan sudah di luar batas."seumur-umur baru kali ini ada seorang pria yang tidak ku kenal berani menyentuhku bahkan menciumiku"gumam nora kesal.
"nora,,nora,,berdirilah apa kau tak mendengar lewat sound sistem MC memanggilmu,kau di minta maju ke depan imam agung sedang menunggumu"nora di kejutkan dengan suara stev yang membuyarkan lamunannya.ternyata sejak tadi nora di panggil untuk maju ke depan,namun nora sama sekali tidak mendengar karena melamun."ha,,iya ada apa baiklah aku akan kedepan"dalam keadaan linglung nora berdiri dan maju ke depan altar.imam agung dan juga ke dua belas orang yang menggunakan jubah hitam panjang sedang berdiri mengitari altar.
"mari nora berdirilah di tengah kami"salah seorang pendamping imam mengarahkan nora ke samping michael.prince of michael adalah seorang imam agung yang memimpin perayaan Halloween di malam itu.
dengan segala kepolosannya nora menuruti arahan pendamping imam.nora bahkan tidak tau apa yang akan mereka lakukan padanya.nampak di atas altar sebuah belati,kertas karbon berwarna hitam,wadah untuk membakar dupa,cawan dan beberapa botol minuman beralkohol.
lantunan musik instrumen terdengar syahdu.michael sebagai pemimpin menyerukan sembilan pernyataan iblis dan kalimat itu di ucapkan bersama oleh para hadirin.michael membacakan sebuah mantra yang tidak di mengerti seluruh ruangan di penuhi aura jahat."aku mengundang engkau hadir malam ini bersama kami,wahai malaikat pembawa cahaya.lucifer datanglah,,,datanglah,,,!!"
semua orang berteriak histeris menyerukan dan memangil nama lucifer berulang-ulang.imam menghampiri nora.nora melangkah mundur ke belakang mencoba untuk menjauhi michael.namun belum sempat ia menghindar nora jatuh ke lantai dan tak sadarkan diri.
mereka telah membuat nora tidur untuk beberapa saat.jiwa nora berada dalam cengkraman mereka.seluruh pendamping imam mengangkat tubuh nora dan mengitarinya.michael mengambil sebuah belati dari atas altar lalu ia memegang tangan kanan nora dan menggores kelima jarinya dengan belati.
nampak tubuh nora menggeliat.seolah ia merasakan perihnya di sayat pisau belati.dalam keadaan tidak sadar,nora meneteskan air mata."tampung darah murni ini ke dalam cawan"darah segar mengucur deras dari kelima jari tangan nora" tuanku,ini cawan untuk menampung darah murni."salah sorang pendamping imam membawakan sebuah cawan untuk mengisinya Dengan darah kemudian ia mengambil selembar kertas karbon dan tangan nora yang masih berlumuran darah di celupkan dalam cawan yang berisi darah bercampur alkohol dan air kencing imam dan michael menempelkan tangan nora di atas kertas karbon.kemudian pendamping imam membakar kertas itu dalam wadah berisi dupa."wahai sang pemilik cahaya,,eternal father,,terimalah darah murni ini sebagai lambang perjanjian antara engkau dan perempuan ini,sebagai ikatan jiwanya dengan engkau wahai lucifer sang malaikat pembawa cahaya,,,!!michael sekali lagi mengucapkan mantra.mereka dengan sangat bahagia mempersembahkan nora sebagai darah murni untuk lucifer.
"tuanku sudah saatnya,,,"pendamping imam michael membisikan sesuatu ke telinganya."yaaa,,,sudah saatnya kita minum dari cawan ini.bagikan semua cawan sekarang."michael memerintahkan kepada para pendampingnya untuk menyuguhkan semua cawan yang sudah di isi darah bercampur minuman beralkohol.
malam itu selain menobatkan nora sebagai salah satu pengikut iblis,mereka mengadakan ritual perjamuan darah dengan membagikan darah nora ke setiap cawan bersama minuman yang mengandung alkohol.
mereka sangat menikmatinya."penobatan gadis ini sudah kita lakukan dengan sangat sakral,tiba waktunya kita memberinya stigma pada dahinya setelah itu kita semua akan bersantap kasih bersama merayakan kebangkitan kita dan kemenangan kita,,,,!!michael mengumandangkan kebebasan untuk kaum satanis."kepalaku,kepalaku rasanya berat sekali mengapa aku terbaring seperti ini?"di tengah riuhnya hadirin,tiba tiba nora terbangun dari pingsannya."ya tuhan,,,tanganku berdarah ada apa ini?mengapa jari jariku luka semua?"sambil menahan perih nora mencoba bangkit.ia berdiri di antara pendamping imam yang mengapitnya.kepala nora terasa pening dan pusing.ia berusaha untuk berdiri tegak meskipun kelihatan ia masih sangat lemah.seorang pendamping imam membantu Nora dan memapah nora ke tempat duduk,sementara michael sedang memaparkan program satanisme.
sukacita dan sorak sorai para tamu memenuhi seluruh ruangan."astaga,ini sudah hampir tengah malam dan acara ini belum selesai juga?aku harus pulang.oma pasti sangat kuatir dengan keadaanku.dan pasti oma akan sangat marah karena aku pulang terlambat."nora merasa cemas.ketegangan masih terasa di tengah pesta.sementara malam sudah semakin larut."bagaimana caranya aku memberitahu stev kalau aku ingin pulang.sudah pasti stev tidak akan menghiraukan aku dan takkan membiarkanku pulang."
nora bingung.entah bagaimana caranya agar ia bisa keluar dari tempat itu.nora mengkhawatirkan oma yang sudah menunggunya di rumah.ia merasa bersalah karena telah melanggar kepercayaan yang di berikan orang tuanya.
"nora,mari silahkan berdiri dan maju ke depan penobatan mu belum selesai."
apa,,penobatan?apa maksudmu dengan penobatan,dan mengapa tanganku luka berlumuran darah seperti ini?apa yang terjadi di sini,mengapa kalian membiarkanku dalam keadaan tanganku berlumuran darah.ada apa ini apa yang kalian lakukan padaku,,,,?"nora tak mampuh lagi membendung amarahnya.ia menjadi sangat emosi ketika seorang wanita mendekatinya da mengajaknya kembali berdiri di depan."nora tenanglah,ini aku stev"stev mencoba menenangkan nora."dan kau,kau yang membawaku ke sini stev, dengan dalih sebuah pesta.inikah pesta yang kau maksud?pesta dengan segala kegilaan yang kalian lakukan,apa apaan ini stev,dan ketika aku di perlakukan seperti ini kau sama sekali tidak peduli.padahal kaulah orang yang paling bertanggung jawab atas semua yang aku alami sekarang,,,!"nada suara nora makin meninggi.ia bertambah marah dan tak bisa mengontrol kemarahannya.suasana pesta menjadi kacau.nora dan stev terlibat pertengkaran dan adu mulut."baiklah stev,aku akan mengingat ini seumur hidupku.dan sekarang antarkan aku pulang karena orang tuaku pasti sudah menunggu dan mereka sedang mencemaskanku.ini sudah larut malam stev,,,!"nora meminta stev untuk mengantarnya pulang.stev menundukan kepala.ia merasa sangat bersalah dengan semua yang terjadi kepada nora.
"nora sekarang kau sedang berada di sebuah gedung bioskop,dan kau berdiri di sana seorang diri.coba lihat apa yang tertulis di layar bioskop"tanpa mereka sadari michael sudah berdiri di tengah-tengah mereka dan menenangkan nora dengan mantra dan kalimat yang menghipnotis.nora terkulai lemas.ia jatuh tak berdaya saat membaca sebuah tulisan di layar bioskop"TIDUR"
nora kehilangan kesadarannya.sekali lagi jiwa nora di cengkram di alam bawah sadar. ia seperti orang yang tertidur pulas namun raut wajahnya memancarkan kekecewaan yang sangat dalam.sekali lagi mereka membopong nora menuju altar dan membaringkan tubuhnya di sana."nyalakan semua lilin,dan siapkan darah untuk pemberian stigma."michael memerintahkan para pendampingnya untuk segera menyiapkan beberapa atribut untuk menyelesaikan penobatan nora.lilin beraneka warna di nyalakan dan mengelilingi tubuh nora.sementara para pendamping michael membentuk formasi lingkaran mengitari nora dan juga michael.
semua tamu berdiri menandakan ritual penobatan akan di mulai.michael mencelupkan jarinya kedalam cawan berisi darah.lalu ia memberi simbol salib terbalik pada dahi nora dengan darah di jarinya.michael mengucapkan mantera dan semua orang ikut mengucapkannya.
"wahai engkau yang agung,engkau yang mulia turunlah di tempat ini saat ini juga.pengantinmu telah siap untuk di persembahkan.wahai lucifer,satan,bellial,Leviathan datanglah,,,datanglah,,!!"suara michael memenuhi seluruh ruangan.semua tamu bersujud sambil mengangkat kedua tangan mereka.mereka mengundang lucifer sang putra fajar,malaikat pembawa cahaya itu agar hadir dan berkenan menerima persembahan mereka yaitu nora yang di anggap sebagai darah murni yang layak di korbankan untuk lucifer yang adalah tuhan untuk mereka.
"hahahaha,,,,,hmmm,,,!!"tiba- tiba terdengar suara menakutkan yang belum pernah di dengar.seperti bukan suara seorang manusia.prince of michael menggeliat mengeluarkan sura aneh dengan tiga jenis suara yang berbeda.para hadirin terperanjat mendengar suara aneh itu.mereka berdiri dan memberi hormat kepada mahluk itu.lucifer telah di merasuki tubuh michael."lihat dia datang,dia ada di sini bersama kita dan itu artinya dia menerima persembahan kita,,!"seorang pria pendamping imam berteriak saat melihat sesosok makhluk bertubuh tinggi hampir tiga meter dengan dua sayap pada bagian belakangnya,dan pada kepalanya terdapat tiga tanduk panjang dengan taring pada bagian mulutnya.
"sembah kami untukmu tuanku lucifer,,"serentak semua pendamping imam tersungkur dan menyembahnya.mahkluk itu mengepakkan kedua sayap hitamnya sambil mengelilingi altar.
wajahnya sangat mengerikan.ia nampak memperhatikan korban persembahan yang ada di atas altar lalu mengeluarkan suara serigala auman serigala buas yang lapar dan siap menerkam mangsanya.
lucifer memakai tubuh michael sebagai media agar ia bisa masuk ke dalamnya dan memperlihatkan wujud aslinya yang mengerikan.bau neraka tercium menyengat seisi ruangan itu.seluruh tamu seperti telah di kuasai roh iblis.mereka berada di luar kendali.
perlahan lucifer menghampiri altar dan mendengus mencium bau tubuh nora."aku menyukai darah murni ini.dia untuku,,,dia milikku,,,!"lucifer berteriak sambil mulai menjamah satu persatu bagian tubuh nora.tangan dengan kukunya yang panjang perlahan mulai menyentuh bagian sensitif pada tubuh nora.
dengan buasnya ia mulai menyantap nora.menciumnya dengan sangat liar.lucifer menanggalkan pakaian nora dan menidurinya.
auman suara lucifer terdengar memenuhi seluruh ruangan.suara nafsu iblis dan kepuasannya saat meniduri nora yang di nobatkan sebagai pengantin lucifer.darah menguncur dari bagian kewanitaan nora.lucifer telah merebut kesucian dan kepolosan gadis itu dalam keadaan dirinya yang tak berdaya,di bawah pengaruh mantera dan roh iblis yang menyelimutinya.
sesaat kemudian lucifer pergi meninggalkan jasad michael dan ia tak lagi bermanifestasi.prince of michael jatuh tergeletak di lantai dalam keadaan ta sadarkan diri.
beberapa menit kemudian,nampak nora mulai menggerakkan bagian-bagian tubuhnya.nora sudah siuman dan sadar.ia mencoba untuk berdiri hingga akhirnya ia terkejut mendapati dirinya dalam keadaan t*******g tanpa busana.
"ya tuhan,apa yang terjadi padaku.di mana pakaianku,siapa yang melakukan ini?"hati nora sangat terpukul."darah,ada bercak darah di seluruh tubuhku.dan selangkanganku rasanya perih dan sakit.dan mengapa darah terus mengalir dari bagian kewanitaan ku.ini artinya aku,,,oh tidak.ini tidak mungkin,,"nora berteriak dengan sangat keras namun tak ada seorangpun yang mendengarnya.nora menangis hatinya benar benar hancur saat menyadari kegadisannya telah di renggut seketika.masa depannya,harapan dan impiannya berantakan.lucifer telah merampas kehormatannya.air mata nora tak terbendung lagi.ia menangis sedih seakan tak percaya atas apa yang di alaminya.
nora berdiri dengan sekuat tenaga mencari sehelai kain untuk membersihkan darah yang masih terus menetes dari bagian tubuhnya.ia meraih pakaiannya dan mengenakannya.nora menuju ke tempat duduknya mengambil tissue yang ia bawa dari rumah lalu membersihkan wajahnya dan bercak darah di bagian tubuhnya yang lain.dandanan nora rusak dan rambut panjangnya berantakan.
"stev,di mana stev?"nora menoleh ke arah lain di ruangan itu.alangkah terkejutnya ia saat melihat semua orang sedang menikmati pesta s*x seperti binatang liar.
di kerumunan orang orang itu nora mencari stev." stev,kau kah itu?"betapa terkejutnya nora saat melihat stev tengah b******u dengan seorang pria yang entah siapa karena wajahnya di tutupi topeng.
dengan langkah lemah lesu nora kembali ke tempatnya duduk.ia tak ingin lagi melihat adegan di depannya.air matanya menetes tak tertahankan.
"oma maafkan aku.aku menyesal datang ke tempat ini,maafkan aku oma,,"nora tak sanggup membendung tangisannya.rasa bersalah,penyesalan,dendam,amarah,sakit hati menyatu dalam benaknya."andai saja aku tidak datang kesini mungkin ini semua tidak akan terjadi.betapa bodohnya aku,,"nora makin terisak sambil menahan perihnya luka hati dan luka di tubuhnya yang telah mereka torehkan atas dirinya.