"Kamu itu harus bisa ngerubah sikap buruk kamu yang kamu bawa dari jalanan za" ucap Alqa menasehati Alylza.
"Lo g usah sok deh,mending bacot lu diem deh" balas Alylza dengan kasar."Astaghfirullah za,jaga ycapan kamu" Alqa."Ah bacod lu sana keluar"jawab Alylza sambil mendorong Alqa keluar dari kamarnya.
"Alylza bukak pintunya dong,kan aku belum selesai bicara." Alqa dengan nada lemah lembut...
"Diem deh lu mending cabut deh di luar kamar gw" Alylza."Ya udah aku pergi jangan lup sholat Isya sama cepet turun makan malem" Alqa."Iya Alqa sayang cepet deh lu cabut sana" Alylza."ok" balas Alqa dengan sedikit tertawa karna mendengar ucapan Alylza dan meninggalkan kamar Alylza sebelum ia mengamuk.
capek ah ljutin nnti
"night semua,sapa Alylza kepada semua anggota keluarga nya yang terdiri dari Papa(Devan Daneen),mama (Alca Daneen),abang pertama nya (Albiru Aydhan Daneen),kakak perempuannya (Shaquelly octaqiryny Daneen) dan telakhir adiknya (Alqa Octafashaqira Denaan)."ya" balas. mereka serempak.
"Alylza",panggil sang papa "ya pah?,jawab Alylza"."Papa mau kamu satu sekolah sama Alqa" papa."Nggk mau ah,gak sudi satu sekolah ma curut ini"Alylza ."kenapa g mau?" tanya bang Aydhan."Ya males aja,satu sekolah ma dia"Alylza."Loh harus nya seneng bisa satu sekolah sama kembaran kamu,kamu gimana sih za",kali ini yang berbicara quelly.Alca yang mendegar dari tadi pun angkat bicara ."Alylza g ada penolakan ya,kamu harus tetep satu sekolah sama Alqa!."
cuma gabut..kalau ada yg salah mon maap.