Aksara memuat novel & drama bertema dewasa (romansa, kekerasan). Dengan lanjut, kamu menyatakan berusia 17 tahun atau lebih.

oleh antique
Sasi terpaksa menerima perjodohan yang diajukan oleh orang tuanya karena sampai batas waktu yang diberikan padanya untuk membawa laki- laki pilihannya sendiri tidak bisa ia penuhi. Umurnya terus bertambah dan juga, adiknya Damar sudah ingin segera menikahi kekasih yang sudah tiga tahun dipacarinya. Sasi bukannya wanita kolot yang tidak mau dilangkahi oleh Damar. Tidak masalah sedikitpun baginya. Toh, umur 32 tahun belum termasuk tua tapi tentu tidak bagi kedua orang tuanya. Tuan Candra wijaya dan terlebih nyonya Kamala sangat keberatan. Keduanya kompak tidak mengizinkan Damar menikah sebelum Sasi. Bagaimanapun Sasi menjelaskan kalau jodoh bukanlah urusan manusia tetap saja keduanya bersikeras. "Kenapa Papa jadi ikut -ikutan keras kepala seperti mama sih?" sungut Sasi pada Papanya." Karena mama benar." bukan Papanya yang menjawab tapi Mamanya sendiri." Tapi Ma, bukan dengan dia juga kan?"ujar Sasi protes. " Dia... dia..." kali ini Damar yang menyahut," dia itu punya nama, sebentar lagi jadi suamimu lho mbak." tegurnya.Sasi kian merengut. Sebenarnya yang kakak siapa sih? kok rasanya dia sedang dinasehati oleh Damar yang lebih muda dua tahun darinya. "Mentang - mentang dia temanmu dibelain terus." ucap Sasi bersungut- sungut."Calon Abang iparku itu." ledek Damar tanpa peduli melihat muka cemberut kakaknya.ic_default
Karena kamu suka Perjodohan, mungkin kamu suka ini juga:

AmbarGuys
Duda & Janda · Perjodohan