Suasana riuh memenuhi ruangan di lantai 9 sebuah gedung perkantoran. Semua calon pegawai baru Brightvision sedang menunggu para petinggi untuk membuka giat hari ini sekaligus menyerahkan SK penempatan tugas bagi para calon pegawai.
"Test.. test... Perhatian kepada seluruh calon pegawai Brightvision, diharap segera duduk di tempat yang telah kami sediakan berhubung acara ini akan segera dimulai. " Suara MC yang merupakan sekretaris direksi sontak mendiamkan seluruh suara yang ada di ruangan itu.
"Lun.. sini aja.. disampingku masih ada kursi. " seru Sarah ketika melihat teman satu kelompoknya waktu diklat kemarin.
"Kok mepet banget sih datangnya Lun? Untung aja masih ada kursi disini" cerocos Sarah begitu Luna duduk di sebelahnya.
"Ssstt.. diem dulu Sar.. Direksi udah datang tuh" bisik Luna.
Empat orang pria tampan dan berwibawa berjalan dengan gagah. Di depan ada Abdi Santoso yang menjabat Direktur Keuangan. Di sebelahnya Agung Laksono menjabat Direktur Pemasaran. Di belakang mereka ada Abram Wisnutama sang Wakil Direktur Utama dan Al Laksamana sebagai orang nomor 1 di Brightvision sekaligus Ayah dari ke 3 Direktur muda tersebut.
"Selamat pagi dan selamat datang kepada semua calon pegawai Brightvision. Sungguh saya sangat senang dan bangga sekali karena akhirnya para jiwa-jiwa muda terpilih dapat bergabung di sini. Saya harap kalian tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Dimanapun kalian akan ditempatkan nantinya, saya harap kalian tetap berikan yang terbaik. Silahkan kalian buka email kalian masing-masing karena surat penempatan kalian sudah dikirim kesana. Berhubung masih ada yang harus kami selesaikan kami undur diri terlebih dahulu" ucap Mr. Al Laksamana. Memang Mr. Al terkenal dengan kesopanan nya dari dulu. Tidak tahu apakah hal itu menurun juga pada putra-putra nya.
Semua calon pegawai serentak bertepuk tangan dan segera membuka smartphone nya begitu para petinggi sudah meninggalkan ruangan tersebut.
"Sar, lo dapat dimana? Gue di cabang 3 Sar. " tanya Luna pada temannya itu.
"Yah kita pisah dong Lun.. Gue di cabang 2." jawab Sarah.
"Ngga masalah Sar, kita pasti bisa ketemu lagi. Yuk cabut. Kita harus siap-siap. Besok harus berangkat karena lusa kita harus masuk kerja" ajak Luna.
"Ayoklah kalau gitu. "