"Apa kamu sudah menemukan orang yang dimaksud oleh Carvati, Kudra?"
Raja Retori tampak gusar di tempatnya. Sejak tadi dia tidak pernah berhenti untuk mondar mandiri di tempatnya. Jujur saja, Retori mulai khawatir atas ramalan Carvati tentang dirinya yang akan turun dari tahta karena sang pemilik sesungguhnya dari tahta itu telah datang.
Seiringnya dengan aura kegelapan yang kian lama makin bisa dirasakan oleh Retori.
Konon kekuatan itu hanya akan bisa dikalahkan oleh keturunan raja langsung. Tentu saja orang itu bukanlah Retori. Dia dan nenek moyangnya hanyalah sebagai pemegang tabuk sementara untuk menggantikan Raja dan Klan nya yang tiba tiba saja menghilang setelah mengalahkan sang monster.
"Maaf Tuan. Saya belum bisa menemukan siapa orang yang dimaksud oleh Carvati. Setahu saya,