Panglima yang dikirim Retori murka. Dia merasa dihina atas sikap yang baru saja ditunjukkan oleh Nerthus. Perempuan tengah baya nan lemah itu seakan sedang menantang dirinya. Tidak heran jika pada saat ini, sang Panglima siap untuk memberikan pelajaran pada Nerthus.
Plak.
Satu tamparan keras langsung saja dilayangkan untuk ibu dari Arabella itu. Panglima tidak peduli meski dia telah menyakiti perempuan.
"Dasar jalang tidak tahu diri!" amuknya dengan suara meninggi.
Harga dirinya terlukai dengan sihir murahan yang Nerthus lakukan. Hanya bisa membunuh kuda yang tengah dia tunggangi, tidak akan membuat Nerthus jadi hebat. Sebaliknya, Nerthus justru tampak begitu bodoh.
"Bunuh semua orang yang ada disini, tanpa ada yang tersisa! Bakar rumah dan segala yang ada di desa ini," perintah