"Aku memilih... negeri api!" putus Freya pada akhirnya.
Entahlah, Freya sendiri tidak tahu apakah pilihannya tepat atau tidak. Yang pasti, Freya hanya menuruti instingnya.
Api selalu lebih kuat. Dengan memihak yang lebih kuat, Freya harap dia selamat.
Pasukan yang ada disebelah kanan Freya bersorak, bersuka cita atas kemenangan yang mereka raih. Dan itu semua, berbanding terbalik dengan pasukan berbaju putih yang berwajah muram.
Freya telah menghina Pangeran mereka, dan ini sama saja dengan menghina negeri Air.
"Keputusan yang salah!" ujar seseorang dari kerumunan pasukan air.
Dari tengah tengah, muncul sosok laki laki tinggi gagah dengan wajah bersinar putih, Freya berani bersumpah, jika pria muda tersebut sangatlah tampan.
"Ka-kamu...?" tanya Freya tergagap.
Haruskah Frey