"Sebutkan alasan mengapa aku harus membantumu?" Yeonsoo berkacak pinggang.
Gyoseok menggaruk tengkuknya gugup. Jika kalian bertanya dimana Guru Nam, pemeran pembantu tampan kita itu sudah tepar di ranjang UKS. Hasil pukulan Yeonsoo karena gurunya itu selalu memaksa ingin kembali ke ruang guru. Astaga jangan tiru perbuatan Yeonsoo ya teman-teman.
"Ayahku sudah berjanji takkan berbuat hal-hal aneh lagi. Dan mungkin kau dan Woojin tak akan pernah mendengar namanya lagi. Ayolah, perusahaan kami hampir bangkrut. Kau tahu betapa menyiksanya itu." pinta Gyoseok.
"Keluargaku juga pernah merasakan itu karena ayahmu. Setidaknya aku ingin kau merasakan apa yang kurasakan akibat perbuatan ayahmu dulu." Yeonsoo tersenyum miring.
Gyoseok menunduk. Bagaimana ini? Sepertinya cara ini takkan berhasil.