Yebin menghela nafas untuk kesekian kalinya. Ia melirik Heejoo yang sedang sibuk menyusun buku-buku baru di rak.
Ah iya, Heejoo dan Yebin sudah berbaikan. Aku seharusnya menyebutkan kalimat itu di part kemarin. Semenjak pesta ulang tahun Woojin, Yebin memilih untuk berbaikan dengan Heejoo.
Sekarang, Yebin sedang bingung dengan sikap Jaehoon. Pemuda itu mendorongnya menjauh dengan mengatakan bahwa ia seorang aseksual, tapi tiba-tiba ia menariknya mendekat dengan mencium dirinya kemarin. Apa Jaehoon sedang mempermainkannya? Apa pemuda itu sedang bermain tarik ulur atau semacamnya?
"Kau datang kemari hanya untuk menghela nafas begitu?" Heejoo berucap tanpa menoleh pada Yebin.
Yebin tak menjawabnya, gadis itu masih sibuk melamun. Heejoo mengendikkan bahunya. Ia menyeringai.
"Jangan-jangan