Deven menatap hp nya
2 jam yang lalu Marcha menghubungi nya
dia ingin bertemu Deven
mereka sudah setuju bertemu di apartment Deven
dan seharusnya sebentar lagi Marcha datang
ya, mereka memang harus bicara dan Deven sendiri sudah tidak sabar bertemu Marcha
bagaimana pun tidak hanya keluarga Marcha saja yang harus tau tentang ini tapi keluarga nya juga
Deven tau orang tua nya pasti marah
tapi Deven sudah siap dengan segalanya
ia harus bertanggung jawab
Deven menaruh hp nya di samping tempat ia duduk
lalu
bel pintu berbunyi
itu pasti Marcha pikir Deven langsung berjalan ke arah pintu
di lihat dari interkom memang benar Marcha
Deven membuka pintu apartemen nya
Marcha memakai kaos polo pink dengan rambut diikat dan celana jeans biru muda lengkap dengan sneaker putih
meskipun