"Saat ini banyak mimpi yang ingin digapai dan semua itu melalui proses yang panjang tidak hanya instan. "
-Agal-
***
Tepat hari ini Agal kembali bekerja lagi setelah mendapat libur yang membuat dia merasa sedikit mengurangi penat dihatinya.
"Na, nanti sore temenin saya ke toko coklat ya, " ucap Agal sambil membawa tas kecil yang berisi dompet dan beberapa barang penting.
"Siap Gagal. "
Nana memberikan kedua jempolnya pertanda dia setuju dan mengantar Agal sampai ke depan.
"Na, jangan lupa ya. "
"Nana enggak suka lupa sama Gagal, kan yang suka lupa sama Nana itu Agal, " balas Nana tersenyum.
"Bukan itu, coklat maksudnya nanti sore. "
"Iya, Nana inget terus kan memori tentang Gagal selalu dikepala Nana."
Akhirnya Agal mengaggukan kepala dan berpamitan pergi karena jam terus s