"Salah satu asap yang dihindari dan kutinggalkan berlari."
***
Bangunan putih yang ramai pengunjung itu beraroma pekat obat-obatan, lalu-lalang pegawainya membawa berbagai macam troli dorong berisikan makanan dan obat.
Rumah sakit selalu saja punya ceritaz baik duka maupun suka, tetapi kali ini yang Nana ingat n berita yang indah dan dapat melegakan bisa di dengar apalagi melihat Bunda yang sangat panik dak tidak selera untuk makan membuat Nana juga ikut terpukul.
Beberapa jam setelah menerima kabar ini Mama Alin dan Papa Hanif sudah bergegas membeli tiket dari Bengkulu untuk berangkat ke Jakarta. Alhamdulillah pesawatnya cepat, tidak ketinggalan bos dan rekan kerja Agal yang menjenguk ke sini.
Pak Robby--yang merupakan Jendral bintang empat di baju seragamnya, dia juga mencemaskan Ag