Namun meskipun pikiran mereka sibuk dengan pekerjaan tetap saja rasanya ada hal yang terasa mengganjal di hatinya, detik demi detik dentingan jam terus berjalan hingga kini sudah menunjukan pukul 12.00 waktunya makan siang.
Aurora yang sudah memiliki janji untuk bertemu dengan Devandra segera bergegas ke caffe tempat mereka makan bersama.
Aurora mengendari mobilnya dengan cepat, namun bukan jakarta namanya kalo tidak macet, Aurora terjebak macet, namun berbeda dengan Devandra yang sudah sampai di caffe tersebut.
Devandra sengaja tidak menggunakan mobil melainkan meminjam motor temannya, Karena Devandra tau akan macet jika pergi dengan mobil.
Devandra yang sudah sampai duluan langsung memesan makanan, memilih tempat duduk di samping kaca agar bisa melihat ke luat caffe.
~Place Garvi~