Ruby hendak berlari tetapi akhirnya Revenna mendapatkannya lagi. Dia menarik Ruby hingga gaun yang dikenakannya sobek setengahnya. Ruby pun menatap Revenna dengan mata berkilat. "Kau telah berubah menjadi iblis Revenna! sihir hitam terkutuk itu akan membuatmu menderita. Kau harus memusnahkannya segera."
"Kau tidak tahu apa-apa, Gadis bodoh. Tetapi kau benar, seekor kutu busuk memang harus dimusnahkan!"
"Aargh!" Dengan sisa kekuatannya, Ruby meronta berusaha melepaskan dirinya dari cengkraman Revenna. Wanita itu mengangkat Ruby dengan mencekik leher gadis itu tinggi-tinggi, membuat Ruby langsung sekarat dalam hitungan waktu. "
"APA YANG KAU LAKUKAN, PEARL?!" Dengan sigap, Alex pun berlari menghampiri Ruby. "LEPASKAN, ANAKKU!"
Bukannya menurut, Revenna tampak tertawa mengerikan kemudian ia melotot pada Alex yang menatapnya dengan tatapan menantang. "Berani sekali kau!"
Akhirnya, Revenna pun melepaskan Ruby dengan sedikit melemparnya dan membawa Alex ke dalam cengkramannya. Ruby yang melihat itu hanya bisa menangis seraya mengatur napasnya, ia ingin menolong ayahnya tetapi ia tak bisa melakukan apapun untuknya.
"A-ayah.." Seluruh tubuh gadis itu tampak gemetar, kini ia merasa sangat takut pada wanita di hadapannya. Ia terus menangis hingga Alex menyuruhnya pergi dengan isyarat. Tentu saja, Ruby menolak.
"Kau lihat gadis bodoh, kini ayahmu akan segera mati menyusul ibu mu."
"Arrgh!" Alex terus berteriak merasakan sakit di sekujur tubuhnya. Ruby pun tak melepaskan pandangannya sedikitpun dari Alex, ia semakin menangis hingga suaranya kini tidak terdengar.
"Kau adalah wanita buruk rupa yang pernah aku temui di dunia ini, Bodoh." Mendengar hal itu Revenna semakin menguatkan kencangannya membuat Alex semakin berteriak kesakitan.
Di saat sekaratnya, Alex tetap bersikeras menyuruh Ruby pergi meninggalkan tempat itu dan akhirnya Ruby menurut.
Dia pun berlari sekuatnya, sejauh mungkin yang ia bisa untuk meninggalkan tempat itu.
Alex menatap Revenna dengan mata berkilat marah. "Kenapa kau melakukan ini pada anak-ku?"
"Siapa kau sebenarnya?!"
"Revenna. Tentu kau pernah mendengar kisah-ku dari mulut si wanita bodoh itu." Ucapnya seraya membanting Alex. "Apa kau membantunya pergi dariku?"
Alex pun terdiam seraya mengatur napasnya yang terengah membuat Revenna kesal dan berlalu pergi meninggalkan tempat itu. "Kau tidak bisa pergi sekarang, Penyihir bodoh." Kini Alex memandangnya rendah membuat Revenna murka seketika.
"Dasar manusia lemah! Berani sekali, kau menghalangi jalanku!" Revenna menendang perut pria itu dengan kencang membuat pria itu melepaskan cengkaramannya di kaki Revenna.
Karena kesal wanita itu kembali mengangkat Alex dengan mencekik leher pria itu lalu kemudian memutar kepala pria itu bak membuka sebuah tutup botol hingga terdengar suara tulang retak ditelinganya.
"Rasakan hasil dari perbuatan mu sendiri, bodoh." Wanita itu kemudian pergi meninggalkan Alex sebelum menatap kepala pria di hadapannya yang telah terpisah dari tubuhnya sendiri dengan senang.
Dengan segera, ia berlari keluar rumah hendak mencari keberadaan Ruby."Kemana gadis itu pergi?"
Revenna pun memejamkan mata lalu mengucapkan mantra. Sekumpulan asap hitam kini ada dihadapannya, wanita itu tersenyum . "Cari gadis itu."
❄⛄⛄⛄❄