Kini Anna duduk di samping ranjang kakaknya sembari memandang kakaknya itu. Pikirannya masih berkelana di mana ia mendapatkan info yang membuatnya terkejut. Ia juga baru mendengar bahwa saat Gama kekurangan darah, Noel bergegas memberikan darahnya dan tidak peduli dengan tubuhnya yang lemah. Anna sama sekali tidak percaya bahwa pria itu melakukan hal tersebut. Pikirannya berkecamuk antara ia ingin memaafkan tapi ketika ia mengingat kejadian malam itu rasanya sesak kembali menggelayuti hatinya. Ia tidak bisa melupakan kejadian malam itu. Benar kata Saka, Noel tidak sadar pada saat melakukannya. Pria itu mabuk hingga ia mabuk melakukan tindakan itu pada Anna. Walau hal itu benar adanya, dia sama sekali tidak bisa mentoleransi perbuatan Noel padanya.
Tangannya mengusap tangan kakaknya. Cuac