Kini Anna dan Agneus sedang berada di rumah sakit untuk pemeriksaan kandungan Agneus. Anna memaksa gadis itu untuk mengikuti perkataannya karena dia ingin Agneus lebih peduli pada anaknya. Ia tidak bisa melakukan hal apapun untuk membantu Agneus kecuali membuat gadis itu percaya diri atas kehamilan yang sekarang ia alami. Anna tidak mau Agneus lepas dari tanggung jawab yang ia punya dengan tidak membiarkan anaknya hidup di dunia dan menjalani kehidupan seperti manusia pada umumnya. Walau dari tadi gadis itu hanya diam seakan tidak peduli terhadap sekitar. Memang sifat yang dimiliki garis itu sekeras kepala ini. Namun, dia tetap akan memaksa Agneus tanpa peduli dengan wajahnya yang suruh jemput tidak karuan.
Jam yang menunjukkan pukul tiga sore membuat kedua gadis yang tengah menunggu nom