Noel menatap wanita yang ada di hadapannya dengan tatapan mengejek. Ia benar-benar tidak habis akal dengan apa yang dilakukan oleh wanita itu. Ia tidak habis pikir kenapa wanita yang ada di hadapannya ini melakukan penipuan yang begitu besar terhadapnya. Dan bodohnya dia juga hampir masuk ke dalam jebakan yang dilakukan oleh wanita itu. Ia bahkan tidak berhenti memutar pistol di tangannya dengan tatapan yang lurus dan tetap menatap wanita yang bukan seperti wanita pada umumnya itu. Noel berdecih kemudian ia mengambil pemantik dan merokok di hadapan wanita yang sekarang sudah mengepalkan tangannya dengan begitu erat. Noel tertawa kemudian menghembuskan asapnya di hadapan wanita itu.
"Sial! Aku berhasil kau tipu, Sintia. Argh, sepertinya gelar Profesor terbaik di dunia harus bergeser ke or