Hujan deras tak membuat semangat Ava pudar dia tersenyum manis dan melihat sekeliling,
“Nona Ava suda lama ya, Nona tidak keluar rumah” Ujar Sopir Pribadi keluaga ava yaitu mang hardi
"Iya loh Va," Kata Kaka Ava Asher yang berbeda satu tahun dengannya
“Mang, nanti Jemput aku jam 14.45 ya mang” ujar Ava seperti tak mau membahas sesuatu,
“Siap non, dan sudah sampai” Ujar mang Hardi sambal keluar dan membukakan pintu untuk ava, Ava turun sambil menggendong tasnya dan senyum manis yang dia perliatkan seketika berubah menjadi sebuah tatapan kosong, dingin, sepei tak berperasaan, Sambil berlari Ava mengatakan pada mang Hardi agar tidak lupa untuk menjemputnya jam 14.45, Saat di dalam Ava lansun meliat pemandangan yan tak di harapkannya,
“Mana PR dan uang yang kusuruh !” Teriak seorang gadis pada seseoang yang Culun itu
“Aku lupa mengerjakan tugas kalian, dan ibuku tak membeikan uang” jawab gadis culun itu, dalam pikirannya Ava mengingat ingat siapa mereka berlima, Rachel ! itulah nama yan di pikirkannya pertama, Ava segera berlari melindungi gadis culun itu
“Mau apa kau murid baru !” Teriak Rachel pada Ava namun Rachel tak tau jika itu Ava karena wajah Ava tertutup oleh hoodie yang di pakainya, sebenarnya apa yang terjadi di antara mereka ?,
***
2 tahun yang lalu SMP Negri jayapurnama 2, istirahat ke 2
“Mana duit gue lu kan anak orang kaya !” Teriak Rachel pada Ava yang terlihat sudah lemas itu, dan Ava hanya diam tak menjawab, sedangkan Fani teman Rachel menggambil handphone Ava dari dari saku roknya
“Soalnya elo nggak ngasih kita duitnya Hp iphone lu gua ambil” ujar fani sambil tertawa, Ava terlihat sudah mulai membiru karena dicekik oleh pacar Rachel,
“Sayang lepasin dia terus tendang dia, sama pukul dia” kata Rachel dan fani
“ok” kata pacar fani kemudian pacar fani dan pacar Rachel dan salah seorang laki laki dari group bully itu menendang dan memukul Ava, tapi yang tak mereka sadari adalah darah merah segar itu mengalir dari kepala Ava dan yan lebih parahnya lagi mereka tak menyadari jika Ava sudah pingsan, mereka baru berhenti saat Bel berbunyi,
“Lo selamat kali ini” ujar Rachel kesal karena bel, lalu apa kelas Ava yaitu matematika,
Kelas…
“Selamat siang anak anak, sekarang kita absen dulu ya” ujar guru matematika dengan senyum ramahnya
“Selamat pagi” ujar murid kelas 9A itu,
“Ok pertama Alfa Anisa najdin ?” Tanya Guru mtk itu
“Hadir” Kata Anisa sambil menggangkat tangannya
“ok, selanjutnya Angelica Ava White?” Tanya guru MTK
“Angelica Ava White, ada yang tau di mana Ava ?” tanya Guru MTK itu, dan tiba tiba saja ada seoran siswi yan terlambat
“Maaf bu Dian, saya nggak bermaksud telat soalnya tadi saya mau kekelas tapi saya harus ke kamar mandi dan nemuin Ava-“ kata siswi itu
“Ya, lalu ava dimana ?” Tanya Bu dian mulai resah
“Saya nemuin Ava tergeletak di depan kamar mandi dan Sekarang lagi di ruang perawatan dan katanya mau dilarikan kerumah-” kata siswa itu dan terdengar suara ambulance datang dan saat itu juga seluruh guru dipanggil kepala sekolah, satu sekolah itu panik kalo ada apa apa, Ava dilarikan ke rumah sakit terdekat karena dia sudah membiru dan kaku seperti sudah orang yang sekarat,
***
Ava bangun dengan perban di kepalanya dia terkejut saat ada mamanya di sampingnya,
“Mama, aku dimana ?, lalu kenapa aku di perban ?” tanya Ava kebingungan sekaligus terkejut, Mama Ava memegang tangan Ava namun tangan Ava berasa dingin,
“Ava sayang, mama dapat telfon dari sekolah kamu pingsan dan kamu membiru juga darah keluar dari kepalamu, kalo ada sesuatu Kasih tau mama, dan waktu Kakak kamu telfon kamu katanya nggak di jawab kenapa, ini udah ke 6 kalinya lo Handphone kamu hilang , lalu kalo Handphone kamu hilang lagi nanti mama Beliin yang Android lo, sekarang cerita sama mama ya” Ujar Mama Ava sambil meremas tangan Ava dengan lembut,
“Mungkin aku harus memberi tau mama, tapi masalah itu, kalo nggak salah mereka menggambil Handphoneku ya, bahkan mereka memarkan Handphone curian mereka ya, sepertinya aku memang harus memberi tau mama agar mama nggak Khawatir beside mereka kena karma juga” pikir ava, Ava kemudian menjelaskan semua yang mereka perbuat pada mamanya, Mama Ava yang mendengar penjelasan itu segera geram,
“Besok mama ke sekolah kamu dan bilang ke kepala sekolah” Kata Mamanya
***
Esok harinya Mama Ava pergi ke SMP itu, Mama Ava semua murid di sekolah itu melihat mama Ava mereka terpesona melihat mama Ava, memang Ava terlihat hanya Cewek biasa namun Dia Anak seorang CEO yang bisnisnya sedang menggurita, Mamanya juga seorang Artis yang sedang terkenal karena keliahaiannya sekaligus Seorang Desainer ternama, Ava dan Kakaknya memang tak suka jika Ada orang yang mau berteman dengan mereka hanya Karena Harta, Kakaknya adalah seorang novelis muda yang berbakat,
“umm, Dek aku mau tanya dimana ruang kepala sekolah ya ?” tanya Mama Ava
“Bukannya di aitu Zarra Angel White ?, apa mungkin mama kak Ava ya, kita kasih tunjuk yuk” Kata Seseorang murid kelas 2, dan yah umur mama Ava baru 27 sedangkan papanya berumur 30 tahun,
“Ah itu di sebelah Kanan terus lurus dekat ruang guru” Kata seorang Siswi kelas dua itu
“Makasih” Kata Mama Ava sambil menuju ke Arah yang di tuju murid tadi, beberapa jam kemudian bel jam pertama belum terdengar malah terdengar nama nama orang yang sudah pernah atau sering membully Ava, mereka ada 8 orang,
“Jadi kalian pernah atau bahkan sering Membully Ava ?” tanya Kepala sekolah pada mereka berdelapan
“Aku sama ava mungkin Cuma Ejek ejekkan doang terus kita salaman dan ketawa, atau mungkin kita berdua cuman Tarik tarikkan rambut doang gitu pak kespek ” Kata Murid pertama
“Aku juga mungkin begitu” Kata Murid kedua dan ketiga
“Ok, sekarang kalian berdua Kembali ke kelas kalian” Kata kepala sekolah, mereka berdua kemudian kembali ke kelas mereka,
"Jadi kalian berlima yang membully Ava hingga, Berdarah darah begitu" Kata Mama Ava sambil menatap tajam mereka berlima,
"Umm, karena Ava itu sudah pernah Mencuri Iphoneku" Kata Fani,ketakutan dan yang lainnya juga mulai ketakutan
"Benarkah, tapi kenapa Ava yang sering kehilangan Iphonenya, bahkan ketika di telfon mamanya atau kakaknya dia tidak menjawab tapi malah orang lain, atau jangan jangan kalian yang mengambil handphone Ava" Ujar mama Ava sambil tersenyum simpul, mereka berlima segera ketakutan setengah mati,
"Baiklah, kalau kalian tidak mau mengaku maka orangtua Kalian Akan dipanggil dan kalian akan di keluarkan" Kata Kepala sekolah
"Dan di tambah kalian bisa di penjara dengan tuduhan mau membunuh seseorang loh" Kata Mama Ava menambahkan sambil menatap tajam mereka, tidak Ada salah satu dari mereka yang mau mengaku, sehingga keesokan harinya Orang tua mereka dipanggil sekligus orang tua Ava dan setelah itu mereka berlima di keluarkan dari SMP itu, dan mama Ava karena takut akan kesehatan Ava, akhirnya Ava Home schooling, hingga dia masih SMA kelas 1 tapi SMA kelas dua mulai sekolah di sekolah umum lagi, dan Ava karena itu dia begitu membenci orang yang fake dan bahkan Ava akan dingin pada Semua orang kecuali orang yang dekat dengan dia,
***
Saat ini...
"Ternyata kalian masih pergi ke sekolah dan bukannya kalian di skors 8 minggu, lalu membawa seseorang yang bukan dari sekolah kita, dan kalo kalian masih mau sekolah di sini kalian taatin peraturannya " Kata Asher kesal
"Cepetan yuk Fan kita pergi dari disini nanti kita malah di keluarin lagi apalagi ada ava di sini" bisik Rachel ketakutan kemudian berlari bersama Fani dan mereka bertiga,
"Makasih ketua osis" Kata gadis cupu itu, dan Ava membantu berdiri gadis itu
"Kak, mereka emang murid disini ?" tanya Ava pada kakaknya setelah membantu gadis culun itu
"Ya, cuma yang cowok kalo yang cewek nggak tau itu dari sekolah mana, dan ada kemungkinan kalo mereka bertiga bakalan di keluarin soalnya mereka selalu buat ulah" Kata Asher sambil berjalan menuju ke lockernya, dan Ava dan gadis culun yang tadi mengikuti Ava
"Oh ya, kak kakak ingat 2 tahun lalu, mereka yang ngelakuinnya lo kak" Kata Ava
"Mereka ?!" Ujar Asher terkejut
"yang sebenarnya ada apa dengan 2 tahun lalu dan perkenalkan Aku Citra, Salma Citra putri, wakil osis " Kata Citra
"Ah benar aku lupa soal kamu maafin yah, namaku Angelica Ava White, kamu nggak kakak kelas tiga ya ?" Kata Ava
"Ah ya citra, 2 tahun lalu Ava di bully mereka bertiga hingga dari kepalanya bocor" Kata Asher,
Tiba tiba saja bel berbunyi dan...