Hari ini aku dan Nina akan menonton pertandingan karate yang diikuti oleh Rian. Ana tidak jadi kami bawa, karena Ibu bilang terlalu banyak orang dan takut membuat gadis kecilku tidak nyaman. Akhirnya aku menitipkan Ana pada Ibu, setelah Nina juga menyimpan stok asi untuknya.
Aku bangga sekali pada anak lelakiku, karena di usianya yang masih dikatakan kecil, tetapi bisa mengikuti dan terpilih untuk bertanding karate.
Kita sudah berada di tempat pertandingan, Nares dan Indira juga baru datang, tentu saja bersama dengan Gea yang penuh semangat untuk menonton pertandingan Rian kali ini. Kami duduk di kursi paling depan, masih diadakan pertandingan yang lain, Rian masih menunggu giliran.
Tidak berselang lama, nama Rian dipanggil untuk segera masuk ke area pertandingan, aku tersenyum penuh