Aku masih seperti sebelumnya, banyak menginginkan sesuatu dan sekarang Nina juga sudah mulai mengidam, membuat kami menjadi begitu kompak.
Seperti sekarang, mungkin calon anak kami memang membuat Ayah dan mamanya selalu sehati, siang-siang ingin makan rujak, sampai sudah terbayang sekali rasanya akan sangat nikmat. Akhirnya aku dan Rian keluar untuk mencari penjual rujak, sekalian juga berbelanja bahan makanan yang sudah menipis.
Aku dan Rian memang sudah terbiasa berbelanja bersama, bukan karena sekarang saja karena tidak ingin membuat Nina kelelahan, tetapi dulu juga kami melakukan semuanya berdua. Jadi sudah bukan hal yang asing untuk kami berada di supermarket sembari mendorong trolly yang berisi banyak belanjaan.
"Beli jajanan kesukaan Ana, Yah," ucap Rian saat kami berada di ra