"Bukan kaya gitu, Na. Ini nulisnya gini, kalau itu angka tiganya kebalik."
Suara Rian terdengar dari arah ruang tengah, aku baru saja sampai di rumah agak sore karena tadi harus mengurus beberapa hal di restoran yang cabang lain, masih ada di kota ini. Lokasinya agak jauh dari rumah.
"Tadi udah bener kok Ana nulisnya, kenapa kebalik lagi ya, Kak. Padahal tadi Ana ingat sama angkanya, ih sebel!" Kali ini suara Ana menyahut, terdengar mengeluh pada kakaknya.
Aku menyimpan sepatu di rak yang berada dekat pintu utama, lalu kembali berjalan ke arah ruangan tengah untuk melihat apa yang anak-anak lakukan.
"Gini nih, harus ingat kan besok di tanya sama Bu guru."
Ternyata Rian dan Ana sedang sibuk dengan buku dan alat tulis, mengajari adiknya menuliskan angka dari yang aku dengar pada per