Tatapan keduanya menyadarkan Lisa. Bahwa pertengkaran sebesar apapun dan pembatalan rencana yang diputuskan sepihak olehnya, tak serta merta membuahkan kebencian dan dendam yang tak bertuan. Bu Melati dan kak Niko tetap memperlakukan Lisa sama baiknya terhadap Vina juga Desi selaku tamu mereka siang ini. Seperti tak pernah ada rasa kecewa pada kalimat terakhir Lisa yang menolak pertunangan di waktu-waktu akhir. Namun, justru gadis itu yang seolah menjadi orang paling jahat di sini. Sekarang pun Lisa baru tahu jika dirinya tak pernah benar dalam mencintai atau dicintai oleh keluarga kak Niko. Dari banyak obrolan di meja makan, dia sangat mengerti. Lisa sebatas mata kail pancing yang hanya dicelupkan ke dalam air kolam besar tempat tinggalnya seekor ikan pejantan.
Niko datang dari ruangan d