Suasana ruang kelas training semakin sepi. Projek sudah dikumpulkan sejak lusa lalu. Besok tinggal menanti diunggah untuk semua tim. Namun, sudah sepekan lebih, Joy belum menampakkan diri di sana maupun asrama. Ia hanya sempat mengutus seseorang untuk mengantarkan tongkat kruk, supaya bisa digunakan oleh Ratna beberapa waktu lalu. Di mata orang lain mungkin ia gadis angkuh yang sulit dilunakkan. Namun, Joy punya cara sendiri untuk menunjukkan kepedulian pada temannya.
Lima hari lalu juga Joy minta tolong pada salah seorang asisten di rumah. Untuk menemui dan mengantar Ratna periksa ke dokter ortopedi. Meski awalnya Ratna menolak dengan alasan ini itu. Tapi berkat bujuk rayu sang asisten, akhirnya Ratna pun menurut. Beruntung cedera yang diderita belum sampai tahap parah sampai harus oper