Aksara memuat novel & drama bertema dewasa (romansa, kekerasan). Dengan lanjut, kamu menyatakan berusia 17 tahun atau lebih.

oleh Aviin Zeka
"Cih ...!" Bayu berdecak. Apa yang diduganya ternyata benar."Jadi kalian semua memiliki benda itu?" tangan Bayu yang tidak memegang pistol menunjuk ke arah tato kecil bergambar ular cobra dengan inisial huruf D. Mereka semua mengangguk. Bayu memalingkan wajahnya. Tidak salah lagi. Hanya ada satu gerombolan penjahat yang memiliki logo dan inisial itu."Heh ... rupanya hanya sekumpulan kecoa busuk. Mereka menggantungkan hidup pada orang yang salah."Bayu melemparkan kembali pistol itu ke arah mereka. Mereka tetap tidak berani melawan sekalipun pistol sudah kembali di tangan mereka, karena apa yang baru saja terjadi membuat mereka cukup tahu kalau Bayu bukanlah orang biasa."Bilang sama Bos kalian, Bayu Aji Pangestu, belum mati! Dan untuk kematian kalian. Biar Allah yang memutuskan."Bayu kemudian berbalik. Tanpa rasa takut akan adanya yang menikam apalagi menembak dari belakang, ia tetap melangkah. Perjalanannya masih amat jauh, dan sangat-sangat jauh. Ini akan menjadi malam yang panjang. Kenang-kenangan di dalam kebun pohon karet, akan ia ingat sepanjang masa.Inisial D. Suatu nama penuh luka, satu nama penuh cerita. Sebuah dendam yang muncul setelah sekian lama pernah terkubur. Bayu Aji, kini telah kembali.ic_default
Karena kamu suka Balas Dendam, mungkin kamu suka ini juga:
Raintree lee
Balas Dendam · CEO & Bos