BAB 22: Benih Udara dan Akar Laut.
Bagian I: Perjalanan Menuju Hulu
Perayaan sepuluh tahun komunitas rasa di Karang Laut menyisakan kehangatan yang tak lekas pudar. Namun, musim senantiasa berganti, membawa giliran tugas baru bagi generasi pendatang maupun penerus. Beberapa bulan setelah kepulangan para tamu perayaan, sebuah surat bersampul kain blacu berstempel Koperasi Pesisir tiba dari hulu Karang Maju. Surat itu membawa kabar dari komunitas petani rempah pegunungan yang mengabarkan tentang pergeseran pola tanam akibat kemarau panjang, serta undangan untuk membuka simpul pelatihan kuliner berkelanjutan baru di lembah hulu.
Banyu dan Gendis berdiri di tepi teras warung, memandangi perahu-perahu nelayan yang berlabuh tenang di garis pantai. Untuk pertama kalinya, Banyu memutuskan untuk