Alice menunggu Dami kembali. Ia sungguh tak percaya Dami akan pergi meninggalkannya demi mendatangi salah satu si perusuh. Sementara teman-teman yang ia ajak bicara sebelumnya telah melambai pergi meninggalkannya.
"Kau ingat siapa mereka?" tanya Alice setelah Dami di dekatnya. Seharusnya Dami tetap bersamanya ketika ia sedang mengobrol dengan gadis-gadis tadi.
"Oh ya, mereka para pemandu sorak," jawab Dami.
"Apa yang kau bicarakan dengan Haruna?" Alice melangkah dan Dami mengikutinya.
"Aku bertanya apakah dia dan teman-temannya akan datang ke pestamu nanti," jawab Dami.
Langkah Alice mendadak terhenti.
"Kenapa?" tanya Dami segera. "Undangan pestamu untuk semua orang kan?"
Alice bersedekap. Ia menahan ekspresinya.
"Tapi bukan berarti kau harus mendatanginya."
"Oh, ayolah, Alice..."