"Kau baik-baik saja?"
Dami tersadar mendengar teguran Solaris. Ia mundur selangkah dan bertambah terkejut ketika melihat apa yang telah ia lakukan. Ia sedang membuat teh untuk dirinya sendiri, namun ia masih belum memasukkan kantong teh ke dalam air panas yang ia tuang. Ia terus mengaduk air dalam gelas padahal belum memasukkan apa pun ke dalamnya.
"Ya, aku... Baik-baik saja," Dami bersusah payah tersenyum kepada Solaris.
Semakin hari mimpi-mimpinya semakin memburuk. Mimpi tentang Dasha dan Hans. Tapi apakah yang ia lihat itu benar-benar adalah sebuah mimpi?
Gerakan di atas ayunan, bolak-balik, menerjang udara, sepatu baletnya, serta siraman sinar matahari. Ia dapat merasakan semua hal tesebut secara nyata.
Solaris masuk ke dalam dapur dengan kedua tangan di saku.
"Jika kau butuh ban