Zara masih berada di ruangan Raka, untuk menunggu dokumen - dokumen yang tadi ia bawa di tanda tangani oleh Raka.
“Zara.. ini aku tanda tangani dulu yah, kamu duduk dulu.” Kata Raka lalu membuka satu persatu dokumen yang di bawa Zara.
“Iyaa.. aku kalau ada yang kurang jelas bilang yah.”
Jawab Zara.
Raka fokus dengan apa yang ada di depannya.
“Raka.. apa kamu sayang sama aku?” Tanya Zara.
Tapi Raka tidak mendengar apa yang Zara katakan.
“Hmmm.” Zara menghela nafasnya.
“Zara.. udah nih. Berarti tinggal di kirim aja kan yah semuanya ?” Tanya Raka.
“Iyaa.” Jawab Zara singkat dengan wajah cemberut.
“Kamu kenapa?” Tanya Raka kebingungan karena sebelumnya Zara baik - baik saja.
“Nggak apa - apa kok Raka. Ya udah kalau gitu aku keluar yahh.” Kata Zara lalu tersenyum.
“Ihh di