Raka tersenyum melihat Zara yang bisa - bisanya tertidur sambil berdiri sandaran di pundaknya.
Raka bergegas mengangkat Zara ke tempat tidurnya, agar bisa tidur dengan nyaman. Raka menyelimuti Zara dengan selimutnya.
“Zara.. katanya kamu mau turun ke bawah, kok malah tidur sih.” Ucap Raka sambil memandang wajah Zara yang sedang tertidur pulas.
Raka duduk di sofa tepat di samping tempat tidur Zara.
“Zara.. kenapa kamu cantik? Cantik sekali.” Gumam Raka lagi yang akhirnya juga ikut tertidur di sofa milik Zara.
Esoknya, Bi Rina mencari Zara dan Raka. Tapi Bi Rina sama sekali tidak menemukan Zara dan juga Raka. Bi Rina keluar untuk melihat mobil, tapi mobil Raka masih terparkir dengan rapih di depan rumah Zara. Bi Rina sudah mengelilingi lantai satu, tapi tidak juga menemukan Zara d