Telepon Sandra pun terhubung, tapi belum ada jawaban. Sampai tiga kali Zara menghubungi Sandra, akhinra Sandara menjawab telepon Zara.
"Halo." Suara berat terdengar dari Sandra yang sepertinya baru bangun tidur.
"Hai Mba Sandra. Saya Zara.. bisa bicara sebentar?" Tanya Zara dengan sopan.
"Hah? Oh Zara? Mba Zara?" Tanya Sandra kaget.
"Iyaa.."
"Ohh iya Mba Zara.. bisa kok. Ngomong aja, ada apa yah?" Tanya Sandra yang mungkin sudah bangun dari tidurnya.
Zara berbicara dengan Sandra di telepon, dengan mode speaker agar Raka bisa juga mendengarnya.
"Maaf yah sebelumnya Mba Sandra. Sekarang saya ada di rumahnya Pak Raka, dan baru aja nerima kiriman parcel yang katanya di dalam kartu ucapannya itu dari Mba Sandra. Apa benar begitu Mba Sandra?" Tanya Zara dengan suaranya yang masih p