Beberapa minggu berlalu, Andika yang awalnya sering datang ke kantor, rumah orang tua , bahkan apartemen Raka untuk meminta maaf dan berusaha menjelaskan semuanya, sekarang sudah tidak lagi. Karena Andika masuk rumah sakit, Andika mempunyai penyakit kanker yang sudah lama ia derita, tetapi tidak ada satu orangpun yang mengetahuinya, bahkan Raka sendiri tidak mengetahuinya. Saat Andika di rumah sakit, Andika terus memikirkan Raka dan juga Zara, Andika merasa sangat bersalah ke Zara. Saat di rumah sakit pun Andika masih tetap berusaha menghubungi Raka, tetapi semua akses untuk berbicara dengan Raka telah diblokir oleh Raka. Penyakit kanker yang di derita Andika semakin lama semakin parah. Saat Andika mengetahui kondisi tidak mungkin stabil lagi, Andika hanya bisa menuliskan surat permintaan