Pada sore hari pertama, Delvin menghubungi klinik yang menerima korban gigitan dari minimarket barat. Ia tidak akan masuk tanpa izin pasien atau tenaga medis yang merawat. Lia ikut karena ia dapat membantu berbicara, tetapi Delvin menegaskan pemeriksaan klinis harus dilakukan oleh pihak yang bertanggung jawab atas perawatan.
Di ruang tunggu, mereka menyampaikan identitas dan tujuan singkat melalui terminal penerima. Mereka menunggu sampai pasien menyetujui kunjungan terbatas. Delvin tidak membawa sampel atau alat invasif. Ia hanya membawa pemindai nonkontak untuk mencatat kondisi umum, dan menjelaskan bahwa perangkat itu bukan pengganti pemeriksaan klinik.
Pasien tampak lelah dan memilih berbicara dari tempat tidur. Ia tidak ingin wajah atau identitasnya direkam. Delvin menghormati itu. Lia bertanya apakah ia bersedia menceritakan apa yang diingat dari kejadian, dan pasien menjawab ia akan bicara sebentar.
Ia menjelaskan seseorang yang tampak seperti manusia mendekat di minimarket. Gerakannya tidak teratur dan ia sempat meminta orang-orang menjauh. Lalu ia menerjang dan menggigit lengannya. Pasien tidak tahu siapa orang itu dan tidak bisa memastikan apakah wajahnya berubah. Ia hanya mengingat mata yang tampak berbeda dalam cahaya toko.
"Apakah kamu melihat sisik?" tanya Lia.
Pasien menggeleng. "Aku melihat bayangan dan darah. Aku tidak mau menebak sekarang."
Lia tidak mendesak. Delvin mencatat bahwa pasien tidak mengidentifikasi pelaku dan tidak mengaku melihat perubahan bentuk. Ia meminta izin untuk menanyakan kapan gigitan terjadi dan apakah pasien merasa kehilangan ingatan. Pasien mengatakan ada jeda saat ia pingsan, tetapi tenaga medis sudah menjelaskan itu mungkin akibat syok dan obat perawatan.
Delvin bertanya apakah pasien ingin mereka memeriksa luka. Pasien menolak pemeriksaan tambahan dari orang yang bukan tim kliniknya. Delvin langsung menyetujui. Ia tidak tersinggung; ia datang untuk mendengar dan menawarkan bantuan yang sesuai.
Sebelum pergi, Lia bertanya apakah pasien ingin keterangan mereka dibagikan kepada kelompok yang menyelidiki insiden. Pasien setuju hanya jika nama dan wajahnya tidak disertakan, dan tidak ada rekaman suara. Delvin mengulang syaratnya agar jelas. Pasien mengangguk.
Di luar ruang perawatan, Delvin menulis ringkasan tanpa detail medis: waktu perkiraan, lokasi, urutan kejadian menurut pasien, dan batas persetujuan. Ia memisahkan pengamatan pasien dari laporan yang belum diverifikasi.
"Dia tidak mengidentifikasi Vian," kata Lia.
"Belum," jawab Delvin. "Kita tidak boleh memasukkan nama itu ke catatan pasien hanya karena cerita lain mengarah ke sana."
Lia setuju. Ia ingin tahu apakah korban mengingat suara atau kata-kata pelaku, tetapi memilih tidak kembali bertanya. Pasien telah menyatakan batasnya.
Ketika mereka keluar, pesan dari Billy datang: Driad mengatur pertemuan komunikasi terbatas dengan William dan Selvi. Mereka akan memberikan keterangan tentang Vian. Delvin menyampaikan bahwa catatan pasien hanya akan dibagikan dalam bentuk anonim dan sesuai izin.
Lia melihat kembali pintu klinik. "Kita bisa mengakui gigitan itu terjadi tanpa memaksa korban memberi nama."
"Ya," kata Delvin. "Dan kita harus membiarkan perawatan berjalan tanpa menjadikannya bahan penelitian."
Mereka meninggalkan klinik dengan satu kesaksian terbatas, bukan jawaban tentang pelaku. Kondisi korban masih dalam penanganan tim klinik, sementara identitas orang yang menggigit tetap perlu diperiksa melalui bukti lain.
Billy dan Tania menunggu di jalan seberang minimarket barat. Mereka tidak masuk ke area kerja staf sebelum izin diperoleh. Archel dan Vano bergabung setelah membawa surat permintaan akses melalui saluran kota. Mereka hanya ingin melihat lokasi dan mengetahui rekaman apa yang masih tersedia.
Petugas keamanan yang bertugas memberi mereka akses ke ruang pengawas selama beberapa menit. Rekaman sudah disimpan dalam sistem lokal, tetapi sebagian sudut kamera tertutup papan promosi. Billy meminta salinan waktu kejadian, bukan akses ke seluruh jaringan. Petugas menyetujui ekspor berkas yang sudah dipotong.
Tania mencatat garis waktu. Ada gangguan gambar beberapa detik sebelum serangan, tetapi tidak cukup untuk memastikan penyebab. Tampak seseorang bergerak cepat dari area pintu menuju korban. Saat gambar stabil lagi, tiga sosok membawa orang tersebut pergi melalui bukaan gelap yang menyerupai portal.
"Bisa dipastikan pelakunya orang yang sama?" tanya Vano.
"Tidak dari rekaman ini. Wajahnya tertutup bayangan," kata Tania. "Kita hanya bisa menyebut sosok yang dibawa pergi."
Billy melihat jejak waktu pada sistem dan menemukan selisih dua menit dengan laporan yang diberikan ke pusat kota. Selisih itu mungkin berasal dari jam kamera yang tidak tersinkronisasi. Ia menyimpan catatan untuk diperiksa nanti, tidak langsung menyimpulkan ada manipulasi.
Archel bertanya apakah mereka dapat mengakses kamera di luar toko. Petugas menolak karena cakupannya milik jaringan berbeda. Archel tidak memaksakan. Mereka meminta prosedur resmi dan meninggalkan ruangan.
Di luar, Tania membandingkan rekaman dengan keterangan korban. Waktu dan lokasi cocok secara umum, tetapi identitas pelaku tidak dapat dipastikan dari keduanya. Billy menyimpan salinan lokal di media terpisah. Ia tidak mengirimkannya ke perangkat yang pernah terkena gangguan.
Setelah dua kelompok selesai di klinik dan toko, Billy membuka panggilan bersama dari tempat aman. William dan Selvi telah bersedia memberi keterangan.
Selvi memulai dengan menjelaskan bahwa ia dan William menerima kabar adanya keributan di minimarket barat. Ia tidak menyebut nama pelaku pada awalnya. Ia dan William datang setelah gigitan terjadi, ketika warga sudah menjauh dan Vian berada di bawah kendali emosinya yang buruk.
"Dia menggigit seseorang," kata Selvi. "Aku melihat setelah kejadian, bukan saat giginya mengenai korban. Aku tidak akan berpura-pura menyaksikan bagian itu."
William mengangguk. "Aku melihat Vian berdiri dekat korban dan berusaha mendekat lagi. Aku menariknya ke belakang. Driad membuka portal untuk membawa dia pergi sebelum warga lain terluka."
Archel bertanya apakah Vian berubah bentuk. Selvi menjawab ia melihat perubahan pada tangan dan rahang, tetapi cahaya minimarket berkedip dan jarak terlalu jauh. Ia tidak dapat memastikan detail. William melihat tubuh Vian kembali menyerupai manusia setelah mereka membawanya menjauh, tetapi ia tidak tahu apakah itu perubahan spontan atau respons terhadap portal.
"Apakah Vian sadar?" tanya Delvin.
"Sebagian," kata William. "Dia mengenali namaku saat kupanggil, tapi tidak menjawab dengan jelas. Ia tampak berjuang mengendalikan dorongan."
Driad, yang membawa Vian pergi bersama kedua rekannya, menambahkan bahwa ia mengetahui dorongan Vian untuk memakan manusia belum terkendali. Ia tidak membenarkan tindakan menggigit. Ia menyatakan mereka telah berusaha menjaga Vian jauh dari warga setelah insiden, tetapi belum punya metode yang dapat menjamin hal itu tidak terulang.
Tania bertanya apakah ada partikel atau suara tertentu sebelum Vian menyerang. Selvi menggeleng. William mengatakan ia mendengar dengung dari sistem toko, tetapi itu dapat berasal dari alarm atau perangkat biasa. Mereka tidak bisa mengaitkannya dengan partikel pengendali.
Delvin menjelaskan bahwa pasien menolak pemeriksaan tambahan dan hanya mengizinkan keterangan anonim dibagikan. Ia menyebut pasien menggambarkan satu pelaku, tetapi tidak mengenali wajah dan tidak melihat perubahan bentuk dengan pasti.
"Apakah kalian ingin kami mempertemukan korban dengan Vian?" tanya Selvi.
"Tidak sekarang," jawab Delvin. "Korban tidak menyetujui itu. Kita tidak akan meminta mereka melakukan sesuatu yang dapat mengganggu pemulihan."
Driad menerima jawaban itu. Ia juga meminta agar nama korban tidak disebarkan. Archel menanyakan apakah Vian dapat menyampaikan keterangannya sendiri. Driad berkata Vian sedang berada jauh dari warga dan belum stabil untuk percakapan dengan kelompok manusia. Ia tidak menyebut tempatnya secara spesifik.
"Bukan berarti ia dibebaskan dari tanggung jawab," kata William. "Tapi kita juga tidak bisa menjadikan dia bukti untuk menyebut semua Cordict berbahaya."
Vano mengatakan ia setuju memisahkan tindakan individu dari bangsa. Namun ia meminta agar kondisi Vian diamati, bukan hanya diceritakan oleh teman-temannya.
Driad menjawab mereka dapat membahas pengawasan dalam pertemuan terbatas. Ia bersedia mengatur keterangan langsung dari Vian jika kondisinya memungkinkan dan ada pihak yang dipercaya kedua kelompok. Itu belum menjadi janji waktu.
Tania merangkum: William melihat Vian berada dekat korban dan menariknya menjauh; Selvi tiba setelah gigitan; Driad mengetahui dorongan makan Vian dan membantu evakuasi setelah serangan. Mereka menuliskan siapa melihat apa, tanpa mencampur laporan.
Percakapan berlangsung tegang, tetapi tidak ada yang mengubah keterangan menjadi tuduhan terhadap seluruh bangsa. Mereka sepakat melanjutkan dengan bukti lain dan melindungi identitas korban.