Bab 15: Persiapan Pindah
Dua minggu berikutnya dihabiskan untuk persiapan pindah. Rina sibuk mengemas barang-barang, sementara Arga mengurus segala keperluan administrasi di kantor dan di kota tujuan.
Ibu Susi sempat datang membantu mereka dan memberikan restu. "Ibu bangga pada kalian. Jadikan ini sebagai petualangan baru untuk memperkuat rumah tangga kalian."
Rina merasa sangat bersyukur memiliki keluarga dan mertua yang selalu mendukungnya. Persiapan yang melelahkan terasa lebih ringan karena mereka melakukannya bersama-sama.
Bab 16: Tiba di Kota Baru
Udara pagi di kota baru terasa lebih sejuk. Arga dan Rina tiba di rumah kontrakan baru mereka yang tidak terlalu besar, namun sangat nyaman dan bersih.
Mereka mulai menata perabotan dan mendekorasi rumah agar terasa seperti milik mereka sendiri. Setiap sudut rumah dihiasi dengan foto-foto kenangan mereka berdua.
Arga mulai bekerja di kantor barunya dengan semangat yang baru, didukung oleh Rina yang selalu siap mendengarkan cerita dan keluh kesahnya di malam hari.
Bab 17: Ujian di Tempat Kerja Baru
Di kota yang baru, Arga mendapat tekanan pekerjaan yang tidak kalah berat. Namun, ia tidak lagi mengabaikan Rina. Ia selalu meluangkan waktu untuk sarapan dan makan malam bersama.
Suatu hari, Arga pulang larut malam. Rina sudah menunggu di meja makan dengan makanan yang masih hangat.
"Maaf, Mas pulang terlambat lagi," kata Arga dengan wajah lelah.
Rina tersenyum dan menyambutnya dengan pelukan hangat. "Tidak apa-apa, Mas. Duduklah, aku sudah siapkan makanan kesukaanmu."
Perhatian kecil ini membuat rasa lelah Arga menguap. Ia merasa sangat beruntung memiliki istri yang begitu pengertian.