Dela terus melihat foto itu dengan tatapan tak percaya, kemudian ia membaca selembar demi selembar tulisan yang ada di beberapa kertas di dalam kotak usang tersebut, itu milik suaminya, milik Ilham dengan masa lalunya, ternyata benar dugaan Dela, keduanya memiliki hubungan di masa lalu. Ilham dan Luna dalam foto tersebut mereka sangat akrab seperti lebih dari sekedar seorang sahabat, karena keduanya berfoto sambil bertatapan dengan wajah yang sangat dekat.
Ada suara langkah yang terdengar sangat dekat, lantas Dela membereskan kertas-kertas dengan dua foto itu , ia meletakkan kembali ke tempat semula.
Pintu pun terbuka. “Lagi apa sayang?” Ilham melihat wajah Dela sangat pucat. “Kamu demam lagi?” katanya mendekat menyentuh dahi Dela.
“Enggak apa-apa kok mas,” katanya gugup, “aku ke bawah