“ Rian mengenal Kiran sejak mereka masih di sekolah dasar. Memang saya akui, didikan ayahnya yang keras membuat Rian tumbuh menjadi orang yang kasar dan ringan tangan. Tapi walau bagaimanapun, Rian juga punya hati. Ketika dia mencintai seseorang, maka dia akan sungguh sungguh mencintainya. Beberapa kali, bahkan sejak kecil, Kiran selalu menjadi alasan Rian melakukan sesuatu yang di luar nalar. Itu karena Rian menaruh hati pada gadis bernama Kiran itu. Apa pun yang dikatakan Kiran akan dia lakukan. Tapi entah kenapa, beberapa bulan ini, Rian justru menjalin hubungan dengan gadis cantik bernama Zora. Gadis itu sangat sopan, cantik dan berprestasi. Saya setuju jika Rian berniat serius dengannya. Sampai beberapa waktu lalu, Rian tiba tiba uring uringan. Dan selama beberapa hari juga, Kiran kem