Cowok itu tingginya sama dengan Steve, memiliki wajah yang berkesan ramah tapi nggak tahu kenapa tatapannya aneh banget. Tajam dan aku merinding setiap kali bertatap mata dengannya.
Aku mempersilakannya masuk dan duduk di ruang tamu, berhadapan denganku dan Steve makanya aku bisa melihat gerak-geriknya. Ia tersenyum waktu mata kami bersitatap. Bikin aku mengusap tengkuk sebab tiba-tiba saja aku merasa merinding.
“Nama masnya ini siapa?” tanyaku.
“Nama saya Burhan. Saya kesini karena saya dapat info kalau kalian bisa menangkap hantu yang mengganggu manusia,” ujarnya bikin aku dan Steve saling menatap.
“Memang ada masalah apa sampai kamu kesini?” tanya Steve.
Tuh kan aku merasakan perasaan ngeri yang bikin bulu kudukku berdiri hanya karena melihatnya tersenyum, apalagi senyumnya cuma me