Keesokan hari nya aku mulai bekerja, aku mengingat pesan pa Andra kemarin, hari ini aku harus berpakaian rapi, dan langsung menemui nya,
aku tidak ingin terlambat datang, karena aku tahu, pa Andra tidak suka di buat menunggu, jadi aku berangkat lebih pagi, dari biasa nya.
sesampai nya di sana, mba Rissa menatap sinis pada ku.. dia memutar mata malas ketika bertemu dengan ku, aku tidak tau kenapa dia seperti itu.
setelah aku menyimpan barang-barang ku ke loker, khusus og, tiba-tiba saja sekertaris pa Andra memanggil ku, dan aku di minta untuk ikut dengan nya,
aku mengikuti nya, karena memang aku sudah ada janji dengan dia..
tok.. tok..
"ya, masuk..!!" jawab nya,
aku pun segera masuk kedalam..
"pak Andra memanggil saya?!" tanya ku..
dia melihat ku dan menatap lekat pada ku,
"jessy.. tunjukan ruangan nya, dan beritahu dia bawa kita akan ada meeting pagi ini, jadi kau garus bersiap.." ucap nya yg semakin aku tidak mengerti..
"baik pak..!" jawab jessy..
"mba chika Ayo ikut saya!!" ujar nya..
dan mempesilahkan aku untuk mengikuti nya.
"Tunggu.. kita mau kemana!" tanya ku pada jessy, yg kini berjalan di depan ku..
jessy membuja satu ruangan yg lengkap dengan tumpukan file yg harus aku kerjakan..
"mulai sekarang, mba chika bekerja sebagai akuntan di kantor ini, gaji mba Chika akan di naikan, dan mulai sekarang, ini kantor mba chika..!!" jelas jessy..
"seperti yg di katakan pa Andra.. pagi ini kita ada medting.. jadi mba Chika harus bersiap..!" ujar nya..
"itu file-file yg harus di baca dan di pelajari mba chika, satu jam lagi kita berangkat meeting di luar, oh ya, dan satu lagi.. ini kunci mobil, yg akan mba chika pakai kemana-mana, " ujar nya
"tunggu, mobil..!! maksud mba jessy?!" tanya ku yg semakin bingung dengan situasi ini,
"iya, ini perusahaan ini memberikan inventaris mobil, untuk seluruh karyawan nya" jawab jessy..
aku yg semakin bingung, hanya bisa terdiam.. semuanya yg ku alami bagaikan mimpi..
dalam sekejap seluruh kehidupan ku berubah...
dua jam telah berlalu, kini kami baru saja menyelesaikan meeting di sebuah hotel mewah di Jakarta..
pak Andra tidak henti-hentinya, memandangi aku ketika aku, sedang menjelaskan, pada klien kantor kami, dia seolah takjub pada ku,
setelah meeting selesai, sambil menunggu makanan dia terus memperhatikan aku, dan aku sungguh sangat risih di perhatikan oleh nya.
"bagaimana bisa, kau mengerti file file itu, dan mempelajari nya dalam satu jam Chika..?!" tanya Andra.
aku hanya tersenyum, "Aku paham dengan isi proposal itu pak.. itu saja, dan Mudah untuk di mengerti..!" jawab ku..
"kau cerdas, tapi kenapa kau malah jadi og waktu itu..! jessy.. kau yakin tidak salah pilih orang kan..!!" tanya Andra.
"maksud bapa?" ya memang, pada saat Chika melamar pekerjaan... hanya bagian office girls yg kosong pak, dan kami tidak tau, jika Chika pandai akuntansi.." Jawab Jessy menjelaskan..
"Baiklah, Chika.. mulai sekarang, kau resmi menjadi akuntan di perusahaan kami.. bekerja yg giat..!" ucap Andra.
"baik pak Andra.. Terima kasih.. saya akan berusaha..!" jawab ku..
"baiklah, sekarang kita makan saja dahulu.." ucapnya..
aku masih tidak percaya, sekarang aku benar-benar bekerja di perusahaan besar, tidak sia-sia aku kuliah akuntansi..
bersambung