Aksara memuat novel & drama bertema dewasa (romansa, kekerasan). Dengan lanjut, kamu menyatakan berusia 17 tahun atau lebih.

oleh majel dong
Hallo kenalin nama gue Revan pemuda asal Lampung yang merantau di kota jakarta, karna jauh dari orang tua gue butuh tempat untuk sekedar sharing tentang apapun yang terjadi di hidup gue. Ya gue punya sahabat namanya rina dia lebih tua beberapa tahun di atas gue selama gue gak punya pacar kemana-mana gue selalu sama dia, sampai akhirnya gue deket sama salah satu perempuan di tempat kerja gue namanya Tika dia adalah perempuan pertama yang berhasil masuk ke hati gue khususnya saat di perantauan, sejak saat itu kami deket hampir 2 tahun tetapi tidak ada status seperti pacaran, kalo kata anak jaman sekarang sih hubungan tanpa status ( HTS ).Mungkin alasan kami sama untuk tidak ada status di antara kita berdua yakni kami masih saling lirik kanan kiri, tapi memang di manapun tempat yang namanya cewe itu tidak ada rasa emansipasinya sama sekali, kenapa gue bilang begini karena memang begitu adanya. Tika suka sekali chatingan dengan cowo lain di belakang gue namun ketika gue melakukan hal yang sama dia tidak terima dan cemburu bahkan gue jalan dengan Rina dia menunjukan raut muka yang tidak senang.Karena gue tau sifat dia yang begitu jadi gue putuskan untuk tidak mendekati wanita lain dan fokus ke satu cewe saja,sampai tiba saat nya hal buruk yang dia lakukan di belakang gue mulai terbongkar satu persatu.dari dia jalan dengan cowo lain sampai gue dengar dia akan menikah dengan cowo lain.Dan yang paling parahnya saat gue dengar berita itu dia masih dekat dan sering jalan sama gue seoalah dia tidak melakukan hal apapun di belakang gue, gue yang sudah dengar berita itu dari rekan-rekan kerja mencoba memberanikan diri untuk menanyakan hal itu ke Tika secara langsung, sudah bisa di tebak dia pasti mengelak dan membela diri seolah apa yang teman-teman gue katakan tidaklah benar. Namun semesta masih mendukung gue dan memperlihatkan dengan mata kepala gue sendiri di depan gue di waktu sepulang dari tempat kerja Tika pulang di jemput sama cowo lain.Dari situ gue berfikir apa yang di katakan teman-teman gue benar adanya yang bikin gue terkejut adalah ternyata dia di jemput oleh teman gue sendiri gue benar-benar tidak nyangka yang selama ini gue anggap teman tidak tau nya menusuk dari belakang. Gue yang tau hal itu langsung nyamperin mereka berdua " ehh Tika mau kemana,,ujar gue" seketika itu Tika panik dan syhok melihat gue yang sudah berada di samping nya, dia pun menjawab dengan terbata-bata,Tika : hhmm pu,,pu,,pulang vangue : ooh,, tiati bro ( sembari menepuk pundak si cowo )cwo : ( ,,diam tak berucap ) Gue yang abis nyamperin mereka berdua hendak langsung balik ke ruang kerja, terdengar suara Tika memanggil-manggil nama gue dari dalam mobil, gue sebenarnya mendengarnya namun cuek aja dan melanjutkan jalan ke ruangan tiba-tiba ada yang menepuk pundak gue dan reflek langsung menoleh ke belakang ternyata itu Tika, dia menjelaskan kalau cuma nebeng sampai gang rumahnya saja.Gue yang sudah terlalu sakit hati dengan perbuatannya jadi gue hiraukan apa yang dia jelasin, Tika yang melihat gue semakin hari makin cuek terhadap nya dia pun mencoba membujuk gue lagi agar bisa baikan seperti dulu lagi. Revan apa yang kamu lihat tadi itu tidak seperti apa yang kamu bayangkan aku bisa jelasin "ujar TIka denga nada memelas". Karna sifat gue yang gak tegaan dengan cewe ya gue pikir masih bisa lah kita perbaiki dari awal lagi toh dia udah jelasin klo dia cuma nebeng sampe gang rumah nya. Dari sejak kejadian itu kami pun menjalani hari-hari seperti biasanya .Tapi makin kesini Tika mulai berulah lagi dan kali ini yang bikin gue kesal dan ingin membalas perbuatan nya, waktu itu dia ngajuin cuti untuk pulang kampung dan gue sebagai orang yang deket sama dia wajar dong gue nanya ada keperluan apa dia pulang selain temu kangen dengan orang tua, gue : pulkam mau ngapain Tik selain temu kangenTika : hemm ya pulang aja namanya udah lama gak pulkamgue : oalah yaudah tiati di jalan ya salam sama bapak ibuTika : okedeh.Sepulangnya dari kampung halaman tiba-tiba dia minta saran ke gue Tika : Aku kemarin ada yang ngajakin nikah tapi aku gak mau karna rumah dia di pelosok jauh dari pusat perbelanjaan gue : ( dengan berat hati ) lah kan bisa beli online sekarang yang anter kurir Tika : hemm coba aku pikir dulu dehSetelah beberapa hari dari pulang kampung tiba-tiba denger kabar klo dia beberapa bulan lagi akan melangsungkam akad nikah dan gue shyok mendengar kabar itu dan bingung mau gimana, gue banyak diam dan menyendiri. Sejak mendengar kabar itu gue pun jaga jarak ke dia, selang waktu berapa minggu kebetulanya pas hati gue lagi kacau tiba-tiba ada anak baru masuk di kerjaan gue nama nya fitri , gue pun inisiatif buat ngedeketin fitri dan ternyata respon dia cukup baik terhadap gue. Gue berusaha melupakan Tika dan mencari celah untuk masuk ke hati Fitri selang waktu beberapa bulan gue dan fitri deket dan akhirnya kami pun menjalin status dan resmi pacaran.karena kata-kata tidak cukup lanjut part2ic_default
Karena kamu suka Pernikahan, mungkin kamu suka ini juga:
Pernikahan