“Apa kita perlu ke sekolah?” tanya Quizer pada gadis yang baru saja selesai sarapan.
Natsumi melihat laki-laki itu terlihat kelelahan. Ya, mau bagaimana lagi, dia sendiri tahu kalau Quizer sudah sangat kelelahan dengan menjaga dirinya semalaman. Sampai tidak tidur lagi karena mendengarnya menangis. Bagi dia pun, ada lingkar mata yang hitam karena terus-menerus menangis.
Dia tidak membawa peralatan untuk merias diri, bahkan seragam pun tidak. Sebaiknya dia kembali ke rumah dulu. Namun, jika begitu akan jadi pertanyaan karena laki-alki berambut pirang itu masih menggunakan baju seragam. Andai ada yang menjemputnya. Namun Bibi Minami tidak dapat dihubungi lagi. Ya, Natsumi tahu. Bibinya sedang bertugas.
Ingin menelpon Akira, sudah pasti akan ditolak. Itu bukanlah nomor penting. Menelpo