“Sudah kuduga, orang itu ada di sini, pagi buta. Quizer, orang yang kamu dengar saat berbicara itu ada di atas sana,” balas Kazuhiko pada Quizer penuh dengan keseriusan di setiap nada yang diucapkannya. Sementara bagi laki-laki berambut pirang, itu sama seperti kemarin. Natsumi juga menanyakan tentang apakah dia mampu untuk mendengar ke atas sana. Entah mengapa Quizer merasa laki-laki itu akan melakukan hal yang serupa.
“Sebelum kamu bertanya, aku akan mengatakannya, aku akan menjelaskan kalau kemampuanku itu tidak mungkin bisa menembus sampai lantai atas. Terlalu banyak bangunan, mana mungkin aku bisa bertahan di sana,” ujar Quizer seraya melirik ke atas sana lekat-lekat. Kemampuannya juga memiliki batas.
“Tidak, kamu bisa,” elak Kazuhiko. Laki-laki itu lalu menoleh, memandangnya seki