"Apa kalian gila!" Bomin melotot marah.
Mendengar rencana gila para anak-anak Bomin hanya bisa memelototkan matanya. Ini cari mati namanya!
"Ayolah, Kak. Hanya ini cara yang bisa kita lakukan." bujuk Gaeun.
Bomin menggeleng cepat. Apapun akan ia lakukan kecuali hal ini.
"Tidak mau! Aku takkan melakukannya."
Byunggyu yang mulai kesal pun mendekati Bomin. Matanya memicing menatap calon ibu tiri pilihannya itu tajam.
"Kalau kau menggunakan caramu yang biasa, kau takkan bisa mendapatkan ayahku. Aku tahu dengan benar sifat ayahku seperti apa. Aku telah bersamanya selama 25 tahun!" ucap Byunggyu serius.
"Apa kau lupa? Umurmu masih sepuluh tahun tuan! Bagaimana bisa kau telah bersamanya selama 25 tahun?" protes Bomin.
"Memangnya apa sulitnya menjadi teman kencan dari Kak Taeil?" tanya Woo