Kepulan asap yang merupakan zat bius kini menyelimuti setiap ruangan dalam asrama. Seorang pria berpakaian serba hitam kini masuk ke dalam asrama tanpa halangan apapun, rencananya berjalan lancar. Hingga pria itu sudah sampai di depan kamar target, tangannya meraih pedal pintu mencoba untuk membuka perlahan namun tidak bisa di buka karena terkunci dari dalam kamar.
Pintu yang terkunci bukanlah hal sulit bagi pria itu untuk bisa masuk ke dalam kamar. Pintu kamar terbuka setelah pria yang mengenakan pakaian serba hitam itu menggunakan salah satu alat canggihnya. Kini dia mendekati tempat tidur Edo dan hendak meraihnya, namun ternyata Ricky belum tertidur pulas begitu juga Edo. Kedua remaja itu menggunakan masker anti gas sehingga tidak terpengaruh oleh asap yang mengelilingi ruangan asrama.