“Yang Mulia, apakah Anda yakin akan turun langsung kali ini?” Jendral Murdock, Panglima perang tertinggi di kerjaan iblis itu tampak ragu pada keputusan Raja Melchoir.
“Kau meragukanku, Jenderal?” tanya Melchoir, berbalik pelan dan melankah sangat pelan mendekati Murdock yang masih berdiri dengan wajah menunduk.
Bukan itu yang Murdick maksud, bagaimana Raja Iblis ini masih meragukan kesetiannya setelah mengabdi sekian lama?
“Bu-bukan, Yang Mulia. Saya hanya berpikir, sebaiknya Yang Mulia tak perlu merepotkan diri sendiri untuk menyelesaikan Kerajaan manusia itu.” Murdoc emmang menjawab sejujurnya.
“Begitukah?” gumam Raja Melchoir. Ia kembali berjalan menuju singgasananya yang selalu terlihat megah meski tak ada hiasan emas dan berlian di sana. Singgasana raja iblis itu didominasi denga