Demi mendiamkan otaknya yang masih saja frustasi setelah perdebatan tadi, Alandra memutuskan untuk ke supermarket mencari sesuatu yang mungkin saja bisa meredam ingatannya. Posisinya bisa dibilang serba salah karena jika dia mengikuti kemauan Mamanya, maka dia akan menyakiti hati seorang perempuan. Tidak ada di dalam kamus Alandra untuk menyakiti perempuan karena Alvaro pernah memberikannya wejangan. Landra tentu saja ingat jika dia juga memiliki Kakak dan Adik perempuan sehingga tak ada dalam benaknya menyakiti kaum lemah itu. Namun disisi lain apabila dia membawa Jesslyn ke rumah, maka yang ia sakiti adalah Mamanya.
Tuhan ... apa yang harus Landra lakukan saat ini? Pikiran Landra begitu kalut saat ini hingga tidak menyadari jika dari arah berlawanan, seseorang dengan trolly di tangannya