Jantung Agatha terasa berdetak dengan kencang, perasaan gugup dan gelisah itu tiba-tiba saja hadir tanpa alasan yang jelas. Padahal, sebelumnya Agatha telah mempersiapkan diri untuk berhadapan dengan teman-teman lamanya dulu. Wanita itu menghembuskan napasnya dengan kasar, dia pun bergegas untuk keluar dari mobil, setelah mobil itu berhasil mendapatkan perkiraan.
"Kita berkumpul di sini?" tanya Agatha sembari memperhatikan bangunan yang ada di depannya. Sebuah restoran dengan gaya Itali, ada enam pilar yang berdiri tegak pada restoran itu, memberikan kesan mewah pada tempat tersebut.
"Ya." Satu tangan Agatha ditarik oleh Hana, wanita berambut pendek itu merangkul tubuhnya dan mereka pun berjalan bersama-sama menuju masuk ke tempat tersebut.
"Kau gugup?" Mungkin karena kulitnya yang k