Disebuah kantor RBCA grup dipimpin alrico dan alfia seorang kakak beradik dari keluarga sangat terpandang. Ayahnya Lazaro punya perusahaan besar yang bergerak disengala bidang.
#flashback
Lazaro meminta alfia dan alrico menjadi penerus usahanya namun alfia menolak. Alrico diminta untuk membujuk alfia namun tidak berhasil. Lazaro frustasi dengan alfia dan membiarkan mereka membuat usaha sendiri tanpa bantuan dari Lazaro. Lazaro menjadi sedih dengan sikap alfia yang berubah. Amadia berusaha menenangkan Lazaro namun tidak berhasil. #fbselesai
Ada meeting siang hari dimana alrico dan alfia menjadi pemimpin nya. Alfia memasukan semua ide nya yang kemudian disetujui alrico.
Diruang kerja alfia membanting semua barang karna kecerobohan karyawan dengan laporannya yng sudah menunggak. Karyawan takut dan keluar. Alrico datang menenangkan alfia. Alfia menangis dalam pelukan alrico.
Sementara di perusahaan lain yang tidak kalah pesat nya dipimpin oleh pemuda yang bernama javiero. Fredo ayahnya hanya mengawasi nya dari rumah ataupun ruangannya. Javiero sangat teliti dengan semua laporan karyawannya. Dia terkenal sangat dingin dengan siapapun walau banyak wanita yang mengagumi nya. Bagi dia wanita kesayangannya hanya ibunya clarin.
Tidak ada yang berani menatap javiero lama krna tatapannya akan sangat memabukkan.
Seperti biasa javiero dan Fredo ngobrol santai diruangan javiero. Fredo mencoba membahas tentang pernikahan namun javiero terdiam dan enggan membahas. Fredo mencoba mengingatkan umurnya dan keinginan Fredo akan pewaris untk perusahaannya. Javiero terdiam tanpa jawaban. Rio masuk keruangan javiero dan memandang wajah javiero yang sedang kesal.
Setelah tenang,alrico membawa alfia untuk pulang ke rumah. Hatinya sedang tidak bersahabat sekrang.
Diperjalanan alfia meminta sopir untuk pergi ke makam ibunya eina. Alrico mengerti kondisi alfia saat sedang lepas kendali. Mereka tiba disana, alfia dan alrico membeli bunga kesukaan eina. Dalam diam alfia menatap sedih nisan mamanya. Ada kerinduan yang tak bisa di lampiaskan, ada waktu yang tak bisa diulang. Alfia kehilangan sosok hangat ibunya sekarang dirinya hanya bergantung dengan alrico yang mengerti dirinya. Tidak ada air mata namun pandangannya mampu mengartikan kesedihan nya.
Lazaro mendapat laporan jika alfia lepas kendali lagi membuat Lazaro khawatir dengan kondisi putrinya.
Mereka tiba dirumah seperti biasa alfia akan sangat dingin jika berada dirumah.
Amadia menghampiri alfia dan menanyakannya namun tidak ada jawaban dari alfia dan terus berlalu tanpa menghiraukannya. Alrico menghela napas melihat sifat adiknya itu.
Lazaro menemui putrinya ,Lazaro menanyakan keadaannya.
Lazaro : fia.. fia sayang are you okay??
Alfia menghempaskan tangan Lazaro.
Alfia : saya ga butuh kepeduliaan papa !! harusnya papa ga perlu repot repot bertanya seperti ini dan urus perempuan itu !
Dan berlalu ke kamarnya.
Lazaro sakit mendengar ucapan alfia. Alrico datang dan meminta maaf untuk sikap alfia. Alrico menceritakan jika mereka berkunjung ke makam eina. Amadia mundur dari perbincangan ayah dan anak itu. Ia sadar dirinya belum sepenuhnya di terima di keluarga ini.
Rio mengajak javiero ke bar untuk melepas penat. Javiero mengikuti nya dan bertemu dengan banyak wanita disana namun ia hanya diam menikmati hiburan didepannya. Banyak wanita yang memuji dan mengagumi nya. Namun javiero hanya acuh. Rio menggelengkan kepala karna heran,padahal javiero bisa saja memilih wanita itu untuk menjadi pasangannya. Namun javiero tidak ingin. Belum ada yang mampu membuka hati nya.
Dikamar,alfia mendengus kesal dengan kepedulian Lazaro. Baginya itu terlambat ,krna Lazaro hanya peduli dengan ibu barunya tidak menuruti nya untuk tidak menikah lagi. Air mata alfia kembali menetes mengingat masa lalunya.
Malamnya javiero membawa Rio ke apartemn nya karna mabuk,sementra javiero kembali kerumah. Namun ketauan oleh clarin karena pulang larut ,
clarin : jav dari mna?
javiero : mom.. jav dari bar nemenin rio
Clarin kesal krna javiero menerima ajakan Rio.
Clarin : jav ikut minum ya??
Javiero : no mom aku ga minum,trust me !!
clarin mengendus apakah javiero minum,ternyata javiero tidak minum. Clarin sedikit bernapas lega. Javiero tersenyum dan memeluk clarin
Javiero : lihat kan ? anak mom ini ga minum,aku ga senakal itu mom dan tetap komit dengan ucapan ku untuk ga menyentuh alkohol
Clarin tersenyum bangga dengan javiero.
..
Paginya semua berada diruang makan untuk sarapan bersama,lazaro dan amadia sudah menunggu di meja makan lalu disusul alrico. keadaan selalu hening,sementara alfia masih dikamar. ia selalu mengurung diri ketika emosinya lepas kendali. alrico termenung dengan kondisi alfia,berusaha untuk menyembuhkannya namun ia tidak bisa. lazaro mengerti pikiran alrico dan mengusulkan psikiater untuk alfia. alrico menolaknya karna itu tidak berhasil. amadia diam mendengarkan obrolan mereka walau hatinya juga sakit dan sedikit menyalahkan dirinya.
Amadia : kalau saja aku bisa mengulang semuanya,mungkin aku ga harus memaksa kan kehadiran ku dan menuruti keegoaan ku sampai melukai hati fia (manalog)
Rio terbangun dari mabuknya dan tersadar dengan ingatan semalam,rio bangun dan melihat jam ia terlambat. jav tiba dikantor dengan file yang menumpuk,ada beberapa pertemuan yang ia harus selesaikan. ia melihat meja rio yang kosong,dirinya kesal dengan rio yang suka mabuk dan melalaikan pekerjaan. dirinya pergi untuk meeting.
alrico datang ke kantor sendiri,pegawai yang melakukan kesalahan kemarin meminta maaf dan memberikan kajian ulang dengan filenya. alrico memuji mereka cepat tanggap dan mereka senang.
amadia membuatkan makanan kesukaan alfia dan menyuruh pelayan menaruhnya di kamarnya,alfia masih termenung dikamarnya. pelayan mengetuk pintu,alfia membukanya. pelayan ingin menaruh makanan yang dibuat amadia namun alfia menolaknya. ia tau itu buatan amadia dan ia tidak ingin memakannya. amadia menangis melihat sikap alfia.
lazaro dikantornya dan sibuk dengan bisnisnya,beberapa meeting dan client. sampai akhirnya lazaro menerima kerja sama dengan kantor induk milik fredo. lazaro berfikir sebentar mengingat nama itu. dan teringat jika itu merupakan sahabat lamanya. lazaro menghubungi sekretarisnya untuk memintakan kontak fredo dan menerima tawaran kerja sama dengan bisnis fredo.
sekretaris fredo menerima email dari perusahaan lazaro,sekretaris langusng mengabari fredo. fredo senang melihat nama email yang tertera karena lazaro kawan lamanya yang ia cari selama ini masih mengingatnya dan berusaha mencarinya, fredo dengan senang hati membagikan kontaknya dengan lazaro. mreka akan mulai bertemu untuk meeting bisnis mereka.
Rio terburu buru ke kantor dan mendapati rapat yang selesai,
Rio : sial gue telat!!! (menepuk dahinya)
Jav duduk dimeja kantornya dan menatap tajam rio.
Rio meminta maaf karna telat dan berterima kasih untuk pertolongan jav semalam. jav diam,rio mengerti sikap sahabatnya itu dan berusaha membujuknya.
Namun jav memberikan file segudang untuk rio periksa yang harus selesai sore ini. rio menyesal terlambat karna selalu diberikan hukuman yang berat seperti ini. jav tersenyum jail melihat rio tersiksa.
alrico termenung diruang kerjanya,ia mengingat masa kecil nya yang penuh kenangan. dirinya merindukan sosok ibu yang menjadi sandaran sekaligus tempat curahan hati untuknya. serta merindukan alfia yang ceria seperti dulu,kehilangann sosok ibu membuat mereka kehilangan jantung dalam diri dan rumah mereka.
lazaro dan fredo saling berkontak dan mereka sepakat untuk bertemu besok untuk membahas bisnis dan berlanjut bercerita tentang kehidupan mereka yang sudah terlewati belasan tahun.
...