Sabila terbangun dan melihat kantor yang kosong,sabila teriak ketakutan dan berusaha untuk keluar dari kantor segera. Sabila kesal karena dirinya tertidur cukup lama di ruangannya sendiir. Sabila ngomel seharunsya bibin membangunkannya namun bibin tidak melakukannya. Sabila berharap jav segera kembali karena dirinya tidak tahan dengan bibin. Sabila memilih bertengkar dengan rio daripada bibin.
Fia tertidur di rangkulan jav,fia mengajaknya keteras belakang lalu tertidur. Jav melihat wajah fia yang lelah,jav berusaha menebak apa yang menjadi beban fia hingga dalam tidurnya masih merasakan lelah. Jav menggendongnya menuju kamarnya,ketika jav menaruh fia di kasur,tangan fia menahan jav. posisi mereka sangat dekat,jav melihat jelas wajah fia,perlahan menyentuhnya dengan lembut dan mengatakan semua akan baik. Fia tidak melepaskan tangannya yang membuat jav tidur lebih dekat dengan fia. Jav tidur sambil bersandar di kasur.
Besoknya fia terbangun dan kaget melihat tangannya menggandeng tangan jav,fia juga melihat jav tidur dengan tidak nyaman. Fia mengingat apa yang terjadi semalam,fia merasa bersalah. Juga ia ingat jika dirinya tertidur di kursi teras bukan di kasur,fia menatap jav dengan tatapan bermakna,fia bingung apakah dirinya harus membuka hatinya untuk percaya dengan orang lain atau tidak. Fia hanya mempercayai rico dan noe.
Rio keluar dari kamar dan melihat kamar jav,rio tersenyum teringat kejadian kemarin. Rio berfikir jika jav sudah mendapatkan fia seutuhnya dan dirinya tidak ingin menganggunya lagi. Clarin melihat rio tersenyum lalu memanggilnya,rio berhenti dan berbicara dengan clarin. Clarin menanyakan apa yang membuat rio bahagia dari kemarin,rio terdiam sebentar dan tersenyum. Rio menjelaskan kejadian kemarin,clarin berteriak senang namun rio memperingatkan untuk menahan kegembiraan itu atau jav akan bangun dan menanyakan percakapan mereka. Clarin mengendalikan kesenangannya,clarin berharap hubungan mereka akan semakin dekat,juga fia bisa percaya dengan jav,rio mengharapkan yang sama.
Nale dikantor,frendy melihat gerak gerik nale. Frendy menggunakan intercom untuk memanggil nale keruangannya. Nale dengan semangat segera keruangan frendy,frendy tidak suka dengan sikap nale yang terlalu percaya diri akan keberhasilan rencana nya. Frendy memberikan gambar proyek dan meminta nale untuk pergi kesana,nale terdiam sebentar untuk menerima pekerjaannya. Ini kali pertama nale meninjau langsung proyek,nale sedikit protes karena selama ini ia tidak pernah memeriksa proyek. Frendy mengatakan bahwa ketidak adanya fia dikantor yang meharuskan nale menggantikannya. Nale terdiam dan menerimanya.
Sabila terlambat sampai dikantor karena dirinya kesiangan,sabila berharap tidak bertemu bibin hari ini. Saat ia masuk ke loby semua karyawan memandang kearah depan dengan tatapan terpana. Sabila penasaran apa yang membuat teman nya senyum gembira seperti itu,saat sabila melihat kebelakang alangkah terkejutnya dia melihat sosok pria yang tampan. Seluruh karyawati membicarakan nya,sabila bertanya siapa pria itu namun mereka tidak menjawabnya dan menyuruhnya langsung keruang meeting.
Mereka berkumpul diruang makan,jav bangun dengan kondisi menahan sakit di punggungnya. Fia mengamatinya dan paham apa yang dirasakan jav,fia menyalahkan dirinya yang ceroboh tidur disembarang tempat. Fia mengambil nasi untuk jav,jav diam dengan pelayanan fia. Rio dan clarin tersenyum.
Rico duduk disebelah fia,fia mengambilkan makanan untuk rico namun rico menolaknya,fia terdiam dan menjadi sedih. Noe melihat penolakan itu,noe berusaha meminta rico agar fia yang mengambilkan makanannya,namun rico tetap menolaknya.
Amadia ke dokter kandungan,amadia senang melihat calon anaknya. Dokter meminta amadia tidak stres agar janinnya tumbuh sehat. Diran selesai memeriksa pasien dan melihat amadia keluar dari ruangan dokter kandungan. Diran menuju keruangan itu dan menanyakan kebenaran kehamilannya dengan temannya. Temannya mengiyakan jika pasien amadia hamil usia 15 minggu. Diran terkejut mendengar fakta itu,diran berfikir bagaimana memberitau berita ini dengan noe,fia dan rico.
Nale berada di lokasi proyek dan bertemu dengan client. Nale berfikir ini saatnya menghilangkan kepercayaan client,nale bersikap baik dengann client. Frendy terus mengawasi nale dari cctv proyek.
Saat meeting akan mulai,pria mengenalkan dirinya sebagai Carlo tangan kanan Noe juga pemegang perusahaan sementara NOE Grup dan RBCA Grup. Sabila akhirnya tau siapa pria itu,sabila berfikir jika carlo lebih baik daripada bibin. Ketampanan carlo jauh lebih tampan daripada bibin,sabila berharap carlo sering berada dikantor ini daripada bibin.
Fia menemui rico membawakan cemilan kesukaan rico. Rico mendiamkannya,fia bertanya apa yang membuat rico mendiamkannya. Rico meminta fia untuk mengingat keinginan rico yang tidak dipenuhi fia. Fia terdiam karena dia tidak mungkin memberikan fakta yang sebenarnya. Rico menanyakan alasan yang membuat fia dan noe tidak memberitau moment disaat mereka tinggal diluar negeri. Rico mengancam jika dirinya tidak akan berbicara dengan fia sampai rico mendapatkan jawabannya. Rico pergi meninggalkan fia. Fia berbicara bahwa ketika mereka tinggal diluar negeri menjadi awal kehancuran keluarga mereka,dimana lazaro menikah tanpa izin mereka,bagaimana dia dan rico kembali tapi disambut dengan orang yang tidak mereka inginkan. Bagaimana lazaro lebih memilih amadia daripada kedua anaknya,bagaimana rico dan fia berjuang membangun perusahaan tanpa campur tangan lazaro,bagaimana lazaro tidak tau kondisi fia bahkan trauma rico. Fia berteriak ditaman dan menangis begitu histeris dengan semua yang dialaminya.
Fredo mengajak clarin berjalan keliling kulon progo,awalnya clarin ingin mengajak rio namun rio menolak karena ada meeting yang harus dihadiri online. Noe berada diruangannya dan menelpon carlo. Carlo mengatakan semuanya aman sampai sekarang tidak ada kesalahan apapun. Noe juga menanyakan amadia yang masih nekad atau tidak untuk menemui lazaro. Carlo menjawab jika dirinya tidak melihat amadia 2 minggu ini. Noe merasa curiga,noe ingat betapa memaksanya amadia untuk menemui lazaro dan sekarang amadia tidak terlihat. Noe meminta carlo untuk menyelidikinya dan menginformasikan segera. Noe juga menanyakan kabar lazaro,carlo dengan sedih mnjawab belum ada perkembangan.
Nale sengaja melonggarkan baut yang akan membuat alat akan jatuh. Ketika client lewat alat itu hampir mengenai client namun frendy menolongnya. Nale kecewa dengan apa yang dilakukan frendy. Nale berpura-pura menanyakan kondisi client nya.
Paket datang di vila mereka,rio memeriksanya diruang tamu begitu juga dengan jav. rico pergi keluar rumah tanpa memberitau siapapun. Fia melamun diteras sampai noe datang menemaninya. Noe meminta fia bersandar dengan dirinya,noe meyakinkan fia bisa melalui semuanya. Noe juga mengingatkan agar fia tidak menceritakan masa lalu mereka,noe berharap bisa membuat ingatan baru yang tidak ada rasa sakit didalamnya. Fia tidak tau apakah dirinya bisa menahan diri untuk tidak menceritakn sebenarnya atau tidak. Fia tidak bisa menahan semua penderitaan itu sendiri. Noe mngerti perkataan fia dan memeluk fia. Noe menasehati jika ini saatnya untuk fia terbuka dengan jav,untuk bisa menjadikan jav teman curhat,partner hidup untuk fia. Karena fia tidak bisa bergantung dengan rico,hak rico sudah tergantikan dengan posisi jav sebagai suami. Noe meminta fia menghargai posisi jav.
Amadia dikamar melihat foto usg nya,amadia tidak menyangka kehamilannya sudah 4 bulan dan ia melewati itu sendiri tanpa lazaro. Namun amadia bertekad akan melindungi bayinya walau keluarga lazaro mungkin tidak akan menerimanya.
Nale pamit pulang dengan frendy,nale juga pamit dengan clientnya. Nale kesal rencana nya gagal,ia hampir saja membuat client celaka yang akan membuat client mencabut kontraknya.
Fredo dan clarin berkunjung didaerah waduk di kulon progo. Clarin meminta fredo menemaninya menaiki perahu. Awalnya fredo menolak karen fredo takut,namun clarin memaksanya dengan sikap manisnya yang membuat fredo menerima ajakan. Clarin senang,fredo bahagia melihat senyum diwajah clarin.