Dikamar,fia duduk ditepi ranjang merenungkan segala hal,fia ragu untuk mempercayai jav tapi hatinya menginginkan kepercayaan untuk jav. jav sibuk dengan laptopnya dan membalikkan kertas. Jav memanggil rio untuk masuk kekamarnya membawa dokumen yang akan di kirim besok. Rio berdiri diluar kamar takut apa yang dilakukan fia dan jav. jav kesal karena rio tidak datang dan menelponnya. Rio masuk kekamar dengan menutup mata,jav dan fia menatapnya heran. Rio berfikir kenapa ruangan begitu hening lalu membuka matanya dan kaget melihat fia dan jav menatapnya. Fia bertanya apa yang dilakukannya dengan menutup mata,rio menjadi gugup dan langsung mengalihkannya dengan menanyakan dokumen yang akan jav serahkan. Jav mengerti rio berusaha menghindari pertanyaan jav,jav juga tau apa yang dipikirkan rio dengan dirinya dan fia. Jav melemparkan dokumen yang membuat rio terkejut,jav mengusirnya pergi,jav mengomeli rio dan pergi.
Clarin khawatir tentang langkah yang diambil noe untuk kembali kejakarta,clarin menginginkan rico mendapatkan ingatannya. Fredo khawatir dengan keadaan rico dan meminta clarin untuk tidak egois. Jika rico merasa sakit kepala akan sangat memperburuk keadaan.
Jav mengambil tempat disisi fia di tempat tidur,fia melihatnya meyakinkan dirinya untuk mengadukan kekhawatirannya dengan jav. fia menutup mata dan memegang tangan jav,jav terdiam melihat sikap fia. Perlahan fia membuka matanya dan mengatakan dirinya ingin jujur dengan jav. mereka terlibat tatapan,jav berfikir akhirnya fia bisa mempercayainya. Fia menceritakan jika dirinya tdak bisa membuat cerita palsu tentang masa lalunya dengan lazaro,bagaimana mereka tidak tau pernikahan lazaro,fia tidak bisa mengatakan bahwa mereka mempunyai ibu sambung,dan fia tidak tau apa yang akan terjadi ketika rico mengetahuinya. Tapi fia tidak bisa menahan kebenarannya karena hatinya terlalu sakit. Fia mulai meneteskan air matanya,fia tidak tau apa yang harus dilakukannya untuk menjawab pertanyaan rico. Jav menghapus air mata fia dan memeluknya,jav meyakinkan jika fia tidak sendirian melewati ini. Tidak lama fia tertidur,jav membenarkan posisi fia dan menatapnya mengungkapkan jika jav senang karena fia terbuka dengannya.
Paginya,sabila bersemangat karena dirinya berharap carlo akan bekerja di JV Fice,sabila berdandan dengan baik dan rapi juga menyiapkan file yang disiapkan untuk peninjauan proyek. Sabila membayangkan dirinya meninjau proyek dengan carlo.
Jav menggedor pintu rio,rio kesal karena mengganggu tidurnya. Jav teriak untuk bangun dan membawakan dokumennya,rio mengenal suara jav dalam tidurnya lalu loncat dan mengambil dokumennya. Jav berniat untuk mendobraknya lalu rio membuka pintunya dan mendorong jav,rio berlari kebawah sampai tersandung. Rio melihat kurir dan memberikan dokumen ke kurir,rio menyuruhnya pergi. Jav mentapnya dengan tajam dan melihat jam. Jav menyesalkan memberikan dokumen itu karena faktanya rio kesiangan dan jav hampir kehilangan kurir. Rio menutup mulut jav agar tidak melanjutkan omelannya dan pergi tidur di sofa. Noe menggelengkan kepala melihat tingkah rio dan jav. jav mengatakan dengan keras untuk memberhentikan rio karena selalu kesiangan,rio melambaikan tangannya tidak sambil tidur.
Amadia menyiapkan sarapan,nale duduk tanpa mengambil nasi,amadia bingung dengan sikap nale yang tidak semangat. Amadia bertanya apa yang mengganggu pikiran nale,nale cerita tentang keberadaan rico di jogja,nale bingung apakah dia harus menyusul atau tidak. Amadia bertanya tentang rico yang sadar dari komanya,nale mengatakan bahwa dirinya baru mengetahuinya karena tidak ada yang memberitakan tentang kesadaran rico di kantor. Amadia menghela napas dan menyarankan untuk berada dijakarta menemaninya dan membiarkan rico bersenang-senang dengan keluarganya. Nale terdiam mendengar permintaan amadia.
Bibin menunggu karyawannya diruang meeting,kali ini bibin sengaja lebih pagi untuk melihat siapa karyawan yang tepat waktu. Satu persatu berdatangan dan terakhir adalah sabila. Wajah sabila menjadi cemberut ketika melihat bibin,harapan sabila musnah untuk melihat carlo. Bibin berfikir mengapa dirinya tidak menyukai perilaku sabila yang selalu kesiangan dan membuat masalah. Meeting dimulai.
Diran datang ke mansion lazaro hari ini bukan jadwalnya membawa amadia. saat masuk mansion seluruh pengecekan dilakukan dengan ketat bahkan guard meminta ktp dan kartu dokter. Diran terdiam melihat itu semua,diran berfikir sesuatu akan terjadi dan diran mengkhawatirkan carlo. Carlo melihat kondisi lazaro,diran datang akan memeriksanya,carlo mempersilahkannya seperti biasa.
Fia mengelap badan rico dengan kelembutan,fia berharap rico bisa mendapat ingatannya dan tidak mempersulit dirinya untuk menjawab pertanyaannya. Fia merindukan rico disisinya yang tidak takut jika rico akan menjauhinya seperti sekarang. Fia meninggalkan rico di kamar. Sementara dalam pikiran rico seluruh kenangan masa kecilnya dimulai,ketika rico digendong lazaro,rico yang mengejar fia yang berlindung di belakang alana. rico yang mengobati fia ketika terluka karena terjatuh. Ingatan ketika rico dan fia menyambut noe yang datang ke vila. Bermain dengan noe dan membantu noe mengerjai lazaro yang sibuk dengan pekerjaannya. Kilasan itu jelas dan ya rico mendapatkan ingatan masa kecilnya.
Jav dan fredo melakukan meeting online,dirinya mendengar presentasi client lalu menyetjuinya. Noe melihat kerja sama jav dan fredo,noe iri karena ia mengingakn rico dan lazaro seperti itu. Tapi keinginannya tidak terwujud sampai sekarang,rio melihat kesedihan noe melihat kerja sama fredo dan jav dalam mengurusi perusahaan.
Kenza dan frendy berada di RBCA Grup mereka melihat dokumen dan melihat laporan produksi membuat mereka lupa jika ada makan siang bersama. Frendy meminta kenza menelpon bibin untuk memastikan jadi tidaknya makan siang mereka. Sementara bibin pusing berada satu mobil dengan sabila. Karena sebelumnya bibin kaget karena meninjau proyek dengan sabila,begitupun dengan sabila yang kesal dan bete karena ia harus menemani bibin bukan carlo. Sabila juga menolak ajakan makan siang dengan bibin,karena sabila fikir bibin mencari perhatiannya. Hingga bibin menarik tangan sabila untuk masuk mobil. Bibin menerima telepon kenza dan langsung mengatakan dirinya di perjalanan dengan suara keras. Kenza kaget mendengar suara bibin yang teriak dan langsng dimatikan oleh bibin. Kenza merasa jika bibin kesambet sesuatu.
Diran duduk berhadapan dengan carlo,diran menjadi tegang karena dugaannya benar. Carlo menunjukan foto suster dari rekaman cctv,carlo meminta penjelasan diran atau carlo akan melaporkan ini dengan noe. Diran menahan carlo untuk melaporkan pada noe dan menjelaskan jika suster itu adalah amadia. carlo memegang kerah baju diran dengan amarah karena diran berani memberi izin amadia masuk. Diran meminta carlo untuk tenang dan membiarkan dirinya melanjutkan penjelasan. Carlo melepaskannya,diran menjelaskan jika diran punya maksud untuk membawa amadia masuk ke rumah,karena diran yakin ada sesuatu yang ingin disampaikan amadia ke lazaro. Ternyata dugaan diran benar,diran meminjam handphone carlo dan menunjukan video cctv di hari berbeda saat amadia mmegang tangan lazaro dan menaruh diperutnya. Carlo syok melihatnya,diran langsung memberikan foto usg amadia dan menjelaskan jika amadia kontrol di rumah sakit tempat dirinya bekerja dan diran mengenal dokter kandungan amadia.
Nale menutup laptop dengan kasar karena memikirkan amadia yang tidak mengizinkannya untuk menyusul rico di jogja. Nale kesal karena membiarkan keluarga noe bersenang di jogja sementara amadia harus menderita karena bersembunyi ketika bertemu suaminya sendiir. Nale tidak akan membiarkan kebahagiaan fia dan rico berlangsung lama.