Jav membuka pintu dan melihat fia termenung di balcon. Jav membawakan makanan,fia masih melamun,hingga jav menyentuh tangannya baru fia tersadar. Jav menghapus air mata fia,jav mengerti apa yang dilakukan rico melukai hati fia.
Jav meminta fia untuk memahami dan mengerti keadaan rico,jika rico tidak amnesia maka rico tidak akan tega menyakitinya. Fia melepas tangan jav dan menyalahkan nale dengan emosi. Jika nale tidak mencelakai rico maka ini tidak akan terjadi,fia menjadi hilang kendali dan histeris.
Jav berusaha menenangkan fia dengan langkah yang diajarkan rico. Rico berhasil mendekap fia,fia menangis dipelukan jav dan menanyakan alasan keadaan yang selalu membuatnya terluka. Fia Menyalahkan keadaan yang selalu mengambil kepercayaannya dengan orang terdekatnya.
Fia mengatakan jika dirinya tidak sanggup menjalani ini semua. Jav tidak berkata namun mempererat pelukannya. Fia mengatakan jika sekarang dirinya menjlani ini semua sendiri tanpa mempercayai semua orang. Jav mengelak dengan pelan pernyataan fia,bahwa clarin,fredo dan noe ada untuknya bahkan dirinya ada untuknya. Jav menyatakan jangan menghapus kepercayaan orang hanya karena salah satu nya merusak kepercayaannya. Terakhir jav mengatakan untk memulai semuanya dari awal termasuk kepercayaan,jav ingin fia percaya dan yakin dengan dirinya dalam pernikahan ini,jav ingin membuat pernikahan ini menjadi kepercayaan fia pada hubungan yang baru. Fia terdiam menatap jav.
Rico membuka satu buku tipis itu,rico terkejut jika isinya adalah foto dirinya dan fia dari masa kecil,masa mereka diluar negeri,masa mereka memulai perusahaan baru juga ketika mereka meraih penghargaan. Rico merasakan setiap moment yang ia lihat difoto itu walau dirinya amnesia,rico merasakan ada banyak perasaan di semua moment itu. Rico merasakan ada kehangatan dan rasa sayang besar dalam dirinya dan fia,rico merasa jika hubungan mereka sangat kuat. Tidak terasa air mata keluar dari mata rico,rico berfikir jika dirinya seperti sangat menyayangi fia dan terluka saat mengenang sikapnya dengan fia tadi.
Jav membuat fia duduk lalu menyuapinya,fia terus menatapnya tanpa berkedip. Jav meminta fia membuka mulutnya,fia menurutinya. Tidak lama tangan fia mengambil sendok lalu menyuapi jav,jav menatap fia lalu membuka mulutnya. Setelah selesai,jav mengambil obat meminta fia meminumnya,fia meminumnya. Lalu jav menyuruh fia mengantar fia ke kasurnya,jav bersiap untuk tidur. Ketika jav mematikan lampu,fia memegang tangan jav dan mengatakan jika dirinya menginginkan untuk menerima pernikahan ini dengan keyakinan dan kepercayaan di hubungan baru. Fia akan percaya dengan jav dalam hubungan ini. Jav menatap fia,mereka saling menatap. Detak jantung mereka berdetak cepat.
Paginya carlo menemui diran di rumah sakit,diran memberitau carlo jika hari ini jadwal amadia menemui lazaro. Carlo menimbang segalanya,diran menunggu jawaban carlo. Hingga carlo mengizinkan amadia menyamar,carlo akan memantaunya dari cctv. carlo ingin pergi namun ditahan pertanyaan diran tentang reaksi noe dan fia jika mengetahui kehamilan amadia. mereka terdiam tanpa jawaban,carlo menjawab untuk melihat keadaannya nanti.
Sabila menemani kunjungan proyek kali ini bersama dengan kenza,tidak ada obrolan sampai sabila membuka obrolan dengan menanyakan hal yang mereka bicarakan kemarin. Sabila tidak mengerti maksud obrolan mereka,bahkan sabila datang dengan kenza yang sekretaris perusahaan lain. Sabila hapal semua cabang milik fredo dan jav. kenza diam sebentar mencerna perkataan sabila dan menyimpulkan jika sabila belum tau pernikahan jav dan fia. Kenza menanyakan bagaimana ia bisa mengenal jav,sabila mengatakan jika dirinya adalah teman masa kecil jav dari sd bersama rio. kenza menanyakan apakah dirinya datang di pernikahan jav. sabila kaget jika jav sudah menikah,karena sabila kenal jav tidak pernah dekat dengan banyak wanita juga jav sangat tertutup dengan hubungannya. Sabila juga heran karyawan tidak ada yang membahas tentang status jav,kenza langsung menjawab jika jav tidak tertarik membahas pernikahannya karena mereka dijodohkan,juga karena jav tidak ingin kehidupan pribadinya diusik dengan banyak orang. Sabila teringat dengan cincin yang ada di jari manis jav,kenza mengiyakannya dan mengatakan pernikahan mereka 3 bulan.
Saat ini jav dan fredo membantu fia menjalankan perusahaan kakeknya juga perusahaannya yang ia bangun dengan rico. Sabila mencoba mengertikan segalanya.
Rico terbangun sambil memegang buku foto itu,rico berfikir untuk menegur fia namun pikirannya tidak menginginkannya. Mereka menunggu diruang makan,fia tidak menyentuh makanan dan melihat kamar rico. Noe meminta fia untuk makan dan tidak menunggu siapapun. Tidak lama rico keluar kamar,fia merasa senang. Rico bergabung dengan mereka dan mengatakan jika ia ingin kembali ke jakarta hari ini. Semua kaget dengan permintaan rico yang mendadak. Fia mencoba menanyakan alasannya,rico menyindirnya jika ia tidak menemukan apapun disini dan hanya membuang waktu. Perkataan rico membuat fia terluka,noe menegur rico.
Saat meeting,nale mengungkapkan jika client menyetujui kerja sama mereka. Frendy melihat reaksi nale yang tidak semangat,frendy berfikir jika nale tau kontraknya diubah dan nale pasti tidak menduganya. Frendy memberikan selamat kepada nale atas keberhasilannya lalu pergi. Nale menahan frendy dan menanyakan kondisi rico,frendy terdiam. Nale melanjutkan perkataannya jika rico telah sadar dari koma dan berlibur dengan noe,fia di vila mereka. Frendy menahan emosinya,nale memberikan selamat karena rico telah sembuh dan tidak sabar menyambutnya di kantor. Nale juga menitip pesan untuk fia agar membagi tugasnya dengan rico. Frendy berbalik dan mengancam nale jika rico tidak akan bekerja diperusahaan sampai kondiisnya pulih,frendy juga memperingatkan nale untuk tidak berbuat kejahatan dengan rico atau semua kartu nale akan terbongkar. Nale terdiam,frendy pergi.
Noe menanyakan lagi rico untuk kembali ke jakarta,rico mengiyakannya. Noe berusaha membujuk rico untuk tinggal disini satu hari lagi. Rico menolaknya,rico mengatakan jika keberadaan disini untuk kesembuhan rico tapi faktanya fia dan noe menghambat kesembuhan rico dengan menyembunyikan cerita yang tidak di ingat rico. Rico protes bagaimana dirinya bisa mendapatkan ingatannya jika fia dan noe tidak menjelaskan semuanya. Rico memberikan buku kenangan itu ke noe,noe menahannya jika buku itu tidak bisa meredam kecewa rico dengan fia maka bersikaplah sebagai kakak dan melanjutkan segalanya seperti awal ia mengenal fia sebagai adik. Dengan menghargai fia dan tidak memberikan sindiran yang membuat fia hancur. Noe mengatakan rico bisa membenci dirinya tapi tidak dengan fia. Karena rico adalah pondasi utama dalam hidup fia. Noe pergi
Amadia menelpon diran untuk mengingatkan diran dengan jadwalnya. Diran menundanya menjadi sore karena ada pasien yang harus ia operasi. Amadia akan menunggunya.
Fia melamun dikamarnya,dirinya tidak ada semangat untuk menjalani apapun. Clarin datang menemani fia,tadinya fia fikir itu adalah jav. clarin mengerti yang dicari fia,clarin menjelaskan jika rio,jav dan fredo ada pertemuaan meeting di zoom. Fia tersenyum,clarin memberitau jika noe meminta mereka untuk merapikan barang,fia terkejut jika noe menyetujui permintaan rico. Clarin memegang tangan fia,clarin berusaha menghibur fia dengan mengingatkan kejailan mereka saat mengubah warna jas jav dan jav tidak memakainya. Fia ingat moment itu dan tersenyum,clarin juga mengatakan jika jav menahan amarahnya,clarin memuji fia yang bisa merubah jav. awalnya clarin akan menduga jav akan mengomeli nya namun hanya menanyakan alasan lalu semua selesai. Fia mengatakan jika itu bukan karena dirinya,jav menjaga emosinya karena pernikahan mereka baru. Jav tidak ingin fia merasa tidak nyaman dengan amarahnya karena jav tidak pernah memperlihatkannya. Clarin tersenyum dan mengatakan jika jav selalu tau kondisi kapan ia harus melampiaskan amarahnya dan kapan memendamnya,fia sedih dengan dirinya yang tidak bisa mengendalikan emosinya. Clarin menghapus air mata fia dan mengatakan jika fia bisa belajar dari jav. perlahan segalanya akan membaik,clarin meminta fia untuk focus dengan perusahaan. Mengenai rico ,clarin akan membantunya menjaganya,fia meminta dengan clarin untuk memberikan perhatian sebagai ibu untuk rico. Karena fia tau rico sangat merindukan sosok ibu,fia mengerti rico ingin punya sandaran,karena selama ini rico tidak tau bersandar dengan siapa karena alana telah pergi. Clarin memeluk fia,clarin akan memenuhi tanggung jawabnya sebagai ibu untuk jav,fia,rico juga rio. clarin akan menjadi ibu dengan 4 anak,fia tersenyum mendengarnya. Clarin senang bisa melihat senyuman fia yang lepas tanpa ditahan.
Jav membuka pintu dan melihat fia termenung di balcon. Jav membawakan makanan,fia masih melamun,hingga jav menyentuh tangannya baru fia tersadar. Jav menghapus air mata fia,jav mengerti apa yang dilakukan rico melukai hati fia.
Jav meminta fia untuk memahami dan mengerti keadaan rico,jika rico tidak amnesia maka rico tidak akan tega menyakitinya. Fia melepas tangan jav dan menyalahkan nale dengan emosi. Jika nale tidak mencelakai rico maka ini tidak akan terjadi,fia menjadi hilang kendali dan histeris.
Jav berusaha menenangkan fia dengan langkah yang diajarkan rico. Rico berhasil mendekap fia,fia menangis dipelukan jav dan menanyakan alasan keadaan yang selalu membuatnya terluka. Fia Menyalahkan keadaan yang selalu mengambil kepercayaannya dengan orang terdekatnya.
Fia mengatakan jika dirinya tidak sanggup menjalani ini semua. Jav tidak berkata namun mempererat pelukannya. Fia mengatakan jika sekarang dirinya menjlani ini semua sendiri tanpa mempercayai semua orang. Jav mengelak dengan pelan pernyataan fia,bahwa clarin,fredo dan noe ada untuknya bahkan dirinya ada untuknya. Jav menyatakan jangan menghapus kepercayaan orang hanya karena salah satu nya merusak kepercayaannya. Terakhir jav mengatakan untk memulai semuanya dari awal termasuk kepercayaan,jav ingin fia percaya dan yakin dengan dirinya dalam pernikahan ini,jav ingin membuat pernikahan ini menjadi kepercayaan fia pada hubungan yang baru. Fia terdiam menatap jav.
Rico membuka satu buku tipis itu,rico terkejut jika isinya adalah foto dirinya dan fia dari masa kecil,masa mereka diluar negeri,masa mereka memulai perusahaan baru juga ketika mereka meraih penghargaan. Rico merasakan setiap moment yang ia lihat difoto itu walau dirinya amnesia,rico merasakan ada banyak perasaan di semua moment itu. Rico merasakan ada kehangatan dan rasa sayang besar dalam dirinya dan fia,rico merasa jika hubungan mereka sangat kuat. Tidak terasa air mata keluar dari mata rico,rico berfikir jika dirinya seperti sangat menyayangi fia dan terluka saat mengenang sikapnya dengan fia tadi.
Jav membuat fia duduk lalu menyuapinya,fia terus menatapnya tanpa berkedip. Jav meminta fia membuka mulutnya,fia menurutinya. Tidak lama tangan fia mengambil sendok lalu menyuapi jav,jav menatap fia lalu membuka mulutnya. Setelah selesai,jav mengambil obat meminta fia meminumnya,fia meminumnya. Lalu jav menyuruh fia mengantar fia ke kasurnya,jav bersiap untuk tidur. Ketika jav mematikan lampu,fia memegang tangan jav dan mengatakan jika dirinya menginginkan untuk menerima pernikahan ini dengan keyakinan dan kepercayaan di hubungan baru. Fia akan percaya dengan jav dalam hubungan ini. Jav menatap fia,mereka saling menatap. Detak jantung mereka berdetak cepat.
Paginya carlo menemui diran di rumah sakit,diran memberitau carlo jika hari ini jadwal amadia menemui lazaro. Carlo menimbang segalanya,diran menunggu jawaban carlo. Hingga carlo mengizinkan amadia menyamar,carlo akan memantaunya dari cctv. carlo ingin pergi namun ditahan pertanyaan diran tentang reaksi noe dan fia jika mengetahui kehamilan amadia. mereka terdiam tanpa jawaban,carlo menjawab untuk melihat keadaannya nanti.
Sabila menemani kunjungan proyek kali ini bersama dengan kenza,tidak ada obrolan sampai sabila membuka obrolan dengan menanyakan hal yang mereka bicarakan kemarin. Sabila tidak mengerti maksud obrolan mereka,bahkan sabila datang dengan kenza yang sekretaris perusahaan lain. Sabila hapal semua cabang milik fredo dan jav. kenza diam sebentar mencerna perkataan sabila dan menyimpulkan jika sabila belum tau pernikahan jav dan fia. Kenza menanyakan bagaimana ia bisa mengenal jav,sabila mengatakan jika dirinya adalah teman masa kecil jav dari sd bersama rio. kenza menanyakan apakah dirinya datang di pernikahan jav. sabila kaget jika jav sudah menikah,karena sabila kenal jav tidak pernah dekat dengan banyak wanita juga jav sangat tertutup dengan hubungannya. Sabila juga heran karyawan tidak ada yang membahas tentang status jav,kenza langsung menjawab jika jav tidak tertarik membahas pernikahannya karena mereka dijodohkan,juga karena jav tidak ingin kehidupan pribadinya diusik dengan banyak orang. Sabila teringat dengan cincin yang ada di jari manis jav,kenza mengiyakannya dan mengatakan pernikahan mereka 3 bulan.
Saat ini jav dan fredo membantu fia menjalankan perusahaan kakeknya juga perusahaannya yang ia bangun dengan rico. Sabila mencoba mengertikan segalanya.
Rico terbangun sambil memegang buku foto itu,rico berfikir untuk menegur fia namun pikirannya tidak menginginkannya. Mereka menunggu diruang makan,fia tidak menyentuh makanan dan melihat kamar rico. Noe meminta fia untuk makan dan tidak menunggu siapapun. Tidak lama rico keluar kamar,fia merasa senang. Rico bergabung dengan mereka dan mengatakan jika ia ingin kembali ke jakarta hari ini. Semua kaget dengan permintaan rico yang mendadak. Fia mencoba menanyakan alasannya,rico menyindirnya jika ia tidak menemukan apapun disini dan hanya membuang waktu. Perkataan rico membuat fia terluka,noe menegur rico.
Saat meeting,nale mengungkapkan jika client menyetujui kerja sama mereka. Frendy melihat reaksi nale yang tidak semangat,frendy berfikir jika nale tau kontraknya diubah dan nale pasti tidak menduganya. Frendy memberikan selamat kepada nale atas keberhasilannya lalu pergi. Nale menahan frendy dan menanyakan kondisi rico,frendy terdiam. Nale melanjutkan perkataannya jika rico telah sadar dari koma dan berlibur dengan noe,fia di vila mereka. Frendy menahan emosinya,nale memberikan selamat karena rico telah sembuh dan tidak sabar menyambutnya di kantor. Nale juga menitip pesan untuk fia agar membagi tugasnya dengan rico. Frendy berbalik dan mengancam nale jika rico tidak akan bekerja diperusahaan sampai kondiisnya pulih,frendy juga memperingatkan nale untuk tidak berbuat kejahatan dengan rico atau semua kartu nale akan terbongkar. Nale terdiam,frendy pergi.
Noe menanyakan lagi rico untuk kembali ke jakarta,rico mengiyakannya. Noe berusaha membujuk rico untuk tinggal disini satu hari lagi. Rico menolaknya,rico mengatakan jika keberadaan disini untuk kesembuhan rico tapi faktanya fia dan noe menghambat kesembuhan rico dengan menyembunyikan cerita yang tidak di ingat rico. Rico protes bagaimana dirinya bisa mendapatkan ingatannya jika fia dan noe tidak menjelaskan semuanya. Rico memberikan buku kenangan itu ke noe,noe menahannya jika buku itu tidak bisa meredam kecewa rico dengan fia maka bersikaplah sebagai kakak dan melanjutkan segalanya seperti awal ia mengenal fia sebagai adik. Dengan menghargai fia dan tidak memberikan sindiran yang membuat fia hancur. Noe mengatakan rico bisa membenci dirinya tapi tidak dengan fia. Karena rico adalah pondasi utama dalam hidup fia. Noe pergi
Amadia menelpon diran untuk mengingatkan diran dengan jadwalnya. Diran menundanya menjadi sore karena ada pasien yang harus ia operasi. Amadia akan menunggunya.
Fia melamun dikamarnya,dirinya tidak ada semangat untuk menjalani apapun. Clarin datang menemani fia,tadinya fia fikir itu adalah jav. clarin mengerti yang dicari fia,clarin menjelaskan jika rio,jav dan fredo ada pertemuaan meeting di zoom. Fia tersenyum,clarin memberitau jika noe meminta mereka untuk merapikan barang,fia terkejut jika noe menyetujui permintaan rico. Clarin memegang tangan fia,clarin berusaha menghibur fia dengan mengingatkan kejailan mereka saat mengubah warna jas jav dan jav tidak memakainya. Fia ingat moment itu dan tersenyum,clarin juga mengatakan jika jav menahan amarahnya,clarin memuji fia yang bisa merubah jav. awalnya clarin akan menduga jav akan mengomeli nya namun hanya menanyakan alasan lalu semua selesai. Fia mengatakan jika itu bukan karena dirinya,jav menjaga emosinya karena pernikahan mereka baru. Jav tidak ingin fia merasa tidak nyaman dengan amarahnya karena jav tidak pernah memperlihatkannya. Clarin tersenyum dan mengatakan jika jav selalu tau kondisi kapan ia harus melampiaskan amarahnya dan kapan memendamnya,fia sedih dengan dirinya yang tidak bisa mengendalikan emosinya. Clarin menghapus air mata fia dan mengatakan jika fia bisa belajar dari jav. perlahan segalanya akan membaik,clarin meminta fia untuk focus dengan perusahaan. Mengenai rico ,clarin akan membantunya menjaganya,fia meminta dengan clarin untuk memberikan perhatian sebagai ibu untuk rico. Karena fia tau rico sangat merindukan sosok ibu,fia mengerti rico ingin punya sandaran,karena selama ini rico tidak tau bersandar dengan siapa karena alana telah pergi. Clarin memeluk fia,clarin akan memenuhi tanggung jawabnya sebagai ibu untuk jav,fia,rico juga rio. clarin akan menjadi ibu dengan 4 anak,fia tersenyum mendengarnya. Clarin senang bisa melihat senyuman fia yang lepas tanpa ditahan.