Seminggu kemudian...
Jav terbangun lebih dulu dari fia,jav selalu melihat mata fia yang bengkak karena menangis dan tidak tidur karena pekerjaannya. Jav selalu menyiapkan vitamin yang ia taruh di meja samping fia. Jav berharap semuanya akan segera selesai.
Clarin memasak terburu-buru dibantu dengan beberapa maid. rio datang dengan buru[1]buru dan menagih sarapannya dengan clarin. Clarin meminta agar rio tidak buru-buru namun rio menjawab jika dirinya ada meeting pagi dengan client penting. Rio memakan sarapannya lalu pergi. Fredo menggelengkan kepala melihat kelakuan rio,jav turun menyapa fredo dan clarin. Clarin memintanya untuk duduk,jav menghampiri clarin dan membantunya menyiapkan sarapan dengan beberapa maid. fredo menanyakan noe yang belum turun.
Fia bangun dengan pikiran yang runyam ,fia melihat vitamin yang disediakan jav lalu meminumnya. Fia senang karena seminggu ini jav selalu memperhatikannya. Bibin menelpon fia untuk segera datang untuk membahas produk yang akan Noe Grup keluarkan. Fia memintanya untuk memulai meeting dan ia akan menyusul.
Sabila mengomeli rio yang telat,rio berusaha menutup telinganya dari ocehann sabila. Fredy datang dan melihat rio yang diceramahin sabila,fredy tertawa melihat penderitaan rio. rio meminta fredy tidak tertawa,sabila langsung diam saat bertemu fredy. Rio mengejek sabila karena mencari perhatian fredy. Fredy meminta mereka berdua tidak ribut karena mereka akan bertemu dengan client.
Amadia melihat nale menelpon seseorang. Amadia menanyakan siapa yang ditelpon nale. Namun nale tidak menjawabnya. Amadia mempunyai firasat buruk tentang sikap nale,dan berharap nale tidak membuat ulah. Nale pergi dengan buru-buru ke kantor barunya. Beberapa client Noe Grup sudah berhasil ia rebut. Bahkan nale mendengar jika saham noe grup mengalami penurunan.
Fia turun dan tidak melihat noe,fredo menjelaskan jika noe tidak terlihat. Fia menjadi khawatir,fia menemui noe yang masih tertidur. Fia membangunkan noe dan mengajaknya sarapan,noe tersenyum menyapa cucunya fia. Noe beranjak dari kasur dan ikut dengan fia untuk sarapan. Noe menanyakan saham yang menurun drastis di perusahaannya,fia tersenyum dan menjelaskan jika ia sengaja melakukan itu untuk membuat nale diatas awan. Fia meminta noe tidak khawatir,jika ia akan menyelamatkan perusahaan dan sekarang saham masih stabil juga perusahaan noe akan bersiap meluncurkan beberapa produk dengan client baru dari luar negeri. Fia menjelaskan jika perusahaan noe tidak memerlukan banyak investor yang labil,jika mereka bisa menarik investor luar yang jauh lebih berkomitmen dan menjanjikan hasil. Fredo,noe,jav dan clarin terpukau dengan penjelasan fia. Noe menjadi sedih karena lazaro tidak meneruskan perusahaannya dengan fia dan rico. Fia tersenyum dan menjelaskan jika itu sudah jalannya yang harus ia lalui dengan rico,dengan begitu mereka bisa membuktikan dirinya mampu membuat perusahaan tanpa campur tangan lazaro dan noe,juga dirinya akan menyerahkan perusahaan noe setelah berhasil mengembalikan sluruh saham diperusahaan noe. Fia lalu pamit bersama jav,jav selalu mengantar fia.
Fredy,rio dan sabila berjabat tangan dengan para client. Kerja sama mereka berlanjut ketahap berikutnya. Sabila memuji presentasi fredy hingga membuat client memantabkan kerja sama dengan perusahaan JV City. Rio melirik sinis fredy yang menahan senyumnya melihat wajah rio yang berubah masam.
Nale melihat dokumen didepannya dan tersenyum bangga,akhirnya impiannya tercapai. Nale sedikit heran karena tidak ada pergerakan apapun yang dilakukan perusahaan noe saat ia mengambil sedikit dana perusahaan juga pengalihan client. Nale mengejek fia dengan kesombongan fia ia dengan mudah menghancurkan perusahaan noe. Kalau saja fia menuruti perkataannya ia tidak akan sekejam ini,namun ada rencana lain yang ia siapkan untuk menghancurkan mental fia. Nale tidak sabar untuk melakukan rencananya.
Fia melanjutkan presntasi bibin mengenai produk dan bisnis baru yang akan mereka lakukan. Seluruh staff memberikan apresiai untuk fia dan mereka akan berkomitmen untuk kompak agar perusahaan noe bisa bangkit kembali. Beberapa staff menanyakan alsan fia membuat berita bohong tentang saham perusahaan. Fia menjelaskan alasannya untuk membuat nale menjadi senang atas kemenangannya. Setelahnya fia akan membuat jatuh nale dengan semua bukti yang ia kumpulkan. Para staff senang dengan pemikiran fia. Jav menandatangi berkas dimejanya sambil menunggu kepulangan fredy,rio dan sabila dari meeting. Tidak lama mereka datang menemui jav diruangannya.
Sabila dengan senang mengabari jika perusahaan mereka berhasil meyakinkan client dari prancis dan kerja sama mereka akan dimulai besok. Jav tersenyum dan memuji mereka bertiga. Sabila memuji fredy didepan jav,rio kembali menjadi kesal. Jav tau jika rio memendam kekesalan dan menahan senyumnya. Jav meminta fredy dan sabila kembali kecuali rio. mereka sudah keluar dari ruangan,rio duduk dengan kesal sambil membanting berkas kerja sama. Rio mengomel jika dirinya yang bekerja keras membuat laporan dan bahan presentsi namun fredy yang dipuji. Jav berusaha menahan tawanya,rio menyindir jav untuk tidak menahan tawanya. Jav menepuk bahu rio dan menyuruhnya untuk makan agar punya tenaga untuk bersabar dengan sabila. Rio menatap tajam jav
Noe menatap putranya dan cucunya,diran menanyakan keberadaan carlo. Noe dengan sedih menjawab tidak tau dan dirinya sudah berusaha mengabari carlo namun tidak ada jawaban. Diran mnta maaf dengan noe karena carlo terlibat dengannya yang membuat carlo merasa bersalah dengan noe. Noe memarahi diran untuk tidak meminta maaf,noe mengerti niat baik carlo dan diran.
Fia berada diruangannya dengan focus menatap layar dan menyusun desain baru. Bibin masuk ke ruangan fia dan mengingatkannya tentang meetingnya. Fia meminta bibin pergi duluan dan ia akan menyusul. Nale dan anak buahnya berada diluar perusahaan mengintai fia. Fia lalu keluar dari ruangan dan pergi kebawah.
Nale melihat fia lalu meminta anak buah untuk bersiap. Diperjalanan fia terus diikuti nale dengan anak buahnya. Bibin menjadi tegang melihat ada yang mengikutinya,lalu mobil anak buah nale menyalip dan menghentikan mobil fia. Bibin turun melawan mereka dan lainnya mengambil alih mobil bibin dan membawa pergi fia. Bibin berusaha mengejar namun tidak terkejar dan segera menelpon jav. Nale senang karena fia masuk ke perangkapnya,sekarang ia akan menjalankan apa yang ingin ia lakukan.
Noe merasa gelisah diruang perpustakaannya,pikirannya terus tertuju pada fia. Maid menyiapkan cemilan untuk noe,maid menanyakan keadaan noe yang berwajah pucat. Noe menjelaskan jika ia merasa gelisah dan terus memikirkan fia. Noe meminta maid menelpon bibin untuk memberitau keadaan fia.
Bibin sampai dikantor jav dan langsung menuju ruangannya,ia menabrak sabila yang membawa minuman panas. Sabila mengomeli bibin karena tidak melihat jalan,bibin menghempas sabila tanpa bicara sedikit pun. Sabila menghentikan bibin dengan paksa dan menyuruhnya untuk minta maaf. Bibin membentak sabila jika ia harus bertemu dengan jav sekarang. Sabila terdiam karena bibin membentaknya,rio dan jav keluar karena mendengar teriakan bibin.
Rio meminta bibin untuk berbicara baik dengan sabila,rio menanyakan kondisi sabila,sabila terdiam melihat perilaku rio. bibin tidak mendengarkan rio dan langsung berbicara dengan jav. bibin meminta jav untuk menyusul fia segera,jav menjadi bingung dengan ucapan bibin,jav meminta bibin untuk tenang dan menjelaskan secara jelas. Bibin mengatakan jika fia di culik ketika ia ingin meeting,jav,rio dan sabila kaget mendengar penjelasan bibin. Jav meminta bibin untuk menemaninya mencari fia,rio diminta untuk menelpon polisi dan menyebarkan anak buahnya.